Penulis: Puji Anugerah Leksono
TVRINews, Probolinggo
Satuan Tugas Pengamanan (Satgaspam) Bandara Internasional Juanda berhasil menggagalkan upaya penyelundupan benih bening lobster (BBL) jenis mutiara dalam jumlah besar yang rencananya akan dikirim ke Singapura.
Sebanyak 39.927 ekor benih lobster diamankan petugas dengan nilai ekonomis diperkirakan mencapai lebih dari Rp1,1 miliar.
Komandan Satgaspam Bandara Internasional Juanda, Letkol Laut (P) Rai Terianom, menjelaskan pengungkapan tersebut terjadi saat petugas melakukan pemeriksaan di area keberangkatan internasional.
“Benih bening lobster tersebut rencananya akan dikirim ke Singapura menggunakan pesawat Singapore Airlines dengan nomor penerbangan SQ 929. Pelaku menyembunyikan ribuan benih lobster dengan modus baru, yakni dikemas menggunakan handuk yang telah didinginkan, kemudian dimasukkan ke dalam koper bersama pakaian dan perlengkapan mandi untuk mengelabui petugas,” ujar Rai Terianom dikutip, Senin, 27 April 2026.
Ia menambahkan, penggunaan handuk dingin tersebut diduga untuk menjaga agar benih lobster tetap hidup selama perjalanan.
Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku diketahui baru pertama kali mencoba melakukan pengiriman benih lobster melalui Bandara Juanda. Saat ini, petugas masih melakukan pendalaman lebih lanjut untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat.
“Kami akan mendalami lebih lanjut apakah ada jaringan lain yang berperan dalam kasus ini. Mengingat nilai ekonomisnya cukup tinggi, sekitar Rp28 ribu hingga Rp30 ribu per ekor, sehingga totalnya mencapai lebih dari Rp1,1 miliar,” jelasnya.
Saat ini, pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.
Penggagalan ini menjadi bentuk komitmen aparat dalam mencegah penyelundupan sumber daya laut yang dilindungi serta menjaga kelestarian ekosistem perairan Indonesia dari eksploitasi ilegal.
Editor: Redaktur TVRINews





