Pantau - Anggota Komisi IV DPR RI Usman Husin menegaskan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (25/4/2026).
Program ini dinilai mampu mendorong peningkatan pendapatan masyarakat pesisir sekaligus mendukung swasembada pangan sektor perikanan.
Dorong Peningkatan Pendapatan NelayanUsman mengatakan, “Mudah-mudahan dengan adanya kampung nelayan, nelayan di sini bisa lebih sejahtera, lebih bisa meningkatkan pendapatan dari hasil tangkap ikan.”
Ia menjelaskan pembangunan kampung nelayan merupakan bagian dari program pemerintah yang menargetkan pembangunan seribu kampung nelayan pada 2025.
“Ini salah satu program yang mendukung swasembada pangan di sektor perikanan. Tahun ini dibangun seribu kampung nelayan, dan kunjungan Komisi IV ke sini sangat tepat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya berkelanjutan.
“Ke depan fasilitas ini harus dijaga, karena sangat bagus untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat nelayan,” tambahnya.
Optimalisasi dan Potensi WisataKetua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto menekankan pentingnya optimalisasi pemanfaatan KNMP di NTT yang jumlahnya masih terbatas.
“Di NTT hanya ada tiga kampung nelayan merah putih, salah satunya di sini. Jadi harus benar-benar dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk warga dan nelayan agar pendapatannya bisa meningkat,” ujarnya.
Ia juga mendorong keterlibatan pemerintah desa dan koperasi dalam mengembangkan potensi kawasan.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya menjaga kebersihan pelabuhan serta membuka peluang pengembangan wisata berbasis potensi lokal.
“Nanti akan saya minta supaya di depan sini ada spot untuk turis melihat komodo. Jadi tidak hanya ke Pulau Rinca, tapi juga ke area sini, supaya masyarakat di sini juga bisa hidup dan wisatawan datang ke sini,” pungkasnya.



