Grid.ID - Penampilan Syifa Hadju saat momen pernikahannya dengan El Rumi sukses mencuri perhatian publik. Banyak yang menilai wajahnya terlihat lebih fresh dan manglingi.
Di balik penampilannya itu, Syifa ternyata menjalani puasa mutih menjelang akad nikah. Hal ini terungkap dari percakapan di balik layar persiapan pernikahannya.
"Aku lagi puasa mutih," kata Syifa Hadju dikutip Grid.ID melalui Youtube El & Syifa Family, Minggu (26/4/2026).
Syifa bahkan terlihat hanya mengonsumsi makanan serba putih selama menjalani ritual tersebut. Ia menyebut makanan yang dikonsumsinya tanpa tambahan bumbu.
"Nasi putih hambar, tahu putih sama telur putih, nggak pakai garam," lanjutnya lebih jelas.
Puasa mutih sendiri merupakan tradisi Jawa yang sudah dikenal sejak lama. Tradisi ini dilakukan dengan membatasi konsumsi hanya pada makanan berwarna putih, terutama nasi putih tanpa bumbu.
Secara harfiah, “mutih” berarti memutihkan. Dalam konteks ini, puasa mutih dimaknai sebagai upaya membersihkan diri, baik secara fisik maupun spiritual.
Biasanya, puasa mutih dilakukan dalam jangka waktu tertentu. Durasi pelaksanaannya bisa beberapa hari hingga minggu, tergantung kemampuan masing-masing individu.
Syifa pun mengaku menjalani puasa mutih hanya sampai hari akad. Ia tidak melakukannya dalam waktu yang terlalu lama.
"Sampai selesai akad doang," katanya.
Dikutip dari Halodoc, tradisi ini dipercaya memiliki sejumlah manfaat. Di antaranya membantu detoksifikasi tubuh dan meningkatkan fokus pikiran.
Beberapa orang juga meyakini puasa mutih dapat membuat kulit tampak lebih bersih. Hal ini yang diduga menjadi salah satu faktor penampilan Syifa terlihat berbeda.
Meski begitu, manfaat tersebut belum sepenuhnya didukung bukti ilmiah yang kuat. Puasa mutih tetap perlu dilakukan dengan bijak.
Pasalnya, konsumsi nasi putih saja tidak memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Kondisi ini berpotensi menyebabkan tubuh kekurangan zat penting.
Risiko yang bisa muncul antara lain kelelahan, sakit kepala, hingga penurunan massa otot. Oleh karena itu, puasa ini tidak disarankan dilakukan terlalu lama.
Selain itu, beberapa kelompok seperti ibu hamil atau penderita penyakit tertentu sebaiknya tidak menjalankan puasa mutih tanpa pengawasan medis.
Menariknya, Syifa mengaku sangat menantikan momen setelah puasa berakhir. Ia bahkan sudah membayangkan berbagai makanan yang ingin disantap.
"Everything," tutup Syifa.
Pengakuan tersebut menunjukkan betapa beratnya menjalani pola makan terbatas ini. Namun, Syifa tetap menjalaninya demi persiapan momen spesialnya.
Penampilan memukau Syifa Hadju di hari pernikahan pun seolah menjadi bukti dedikasinya. Tak heran jika publik dibuat kagum dengan totalitasnya.(*)
Artikel Asli



