HALMAHERA BARAT, iNews.id - Gunung Ibu kembali mengalami erupsi pada Senin (27/4/2026). Letusan gunung api yang berada di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, ini memuntahkan kolom abu setinggi sekitar 600 meter di atas puncak.
Berdasarkan laporan petugas pengamatan gunung api, erupsi terjadi pukul 08.26 WIT. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang dan mengarah ke tenggara.
Erupsi tersebut juga terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 11 mm dan durasi 61 detik.
"Terjadi erupsi Gunung Ibu pada hari Senin, 27 April 2026, pukul 08:26 WIT tinggi kolom abu teramati ± 600 meter di atas puncak," tulis @badangeologi dikutip Senin (27/4/2026).
Gunung Ibu yang memiliki ketinggian sekitar 1.925 meter di atas permukaan laut ini masih menunjukkan aktivitas vulkanis. Kondisi tersebut membuat masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap potensi erupsi susulan.
Baca Juga:Soroti Penyaluran Bansos di Tengah Inflasi, Selly Gantina: Perkuat Fungsi KemensosPusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi terkait aktivitas Gunung Ibu. Masyarakat dan wisatawan dilarang beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif. Selain itu, terdapat perluasan sektoral sejauh 3,5 kilometer ke arah utara dari bukaan kawah.
PVMBG juga mengimbau warga untuk menggunakan pelindung diri jika terjadi hujan abu. Masker dan kacamata sangat dianjurkan untuk menghindari dampak buruk bagi kesehatan.
Selain itu, masyarakat diminta untuk tidak mudah terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya serta tetap mengikuti arahan dari pemerintah daerah.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat diminta terus berkoordinasi dengan PVMBG di Bandung maupun Pos Pengamatan Gunung Ibu di Gam Ici untuk mendapatkan informasi terbaru. Langkah ini penting untuk memastikan penanganan yang cepat dan tepat jika terjadi peningkatan aktivitas gunung.
#maluku




