Nadiem Absen Sidang Kasus Korupsi Chromebook, Dirawat di Rumah Sakit!

okezone.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA – Mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim menjalani rawat inap atas sakit yang dia alami. Nadiem tidak bisa menghadiri sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebooks dan Chrome Device Management (CDM) dengan agenda menghadirkan saksi dari kubu terdakwa pada Senin (27/4/2026).

Kondisi Nadiem ini sebagaimana disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Menurutnya, Nadiem tengah dirawat di rumah sakit sejak 25 April 2026.

"Beberapa hari yang lalu, kami mendapatkan kabar informasi, bahkan surat keterangan dari pihak Rumah Sakit Abdi Waluyo, serta dokter yang menangani terdakwa Nadiem Anwar Makarim," kata JPU di ruang sidang.

Baca Juga :
Hakim Mendadak Percepat Jadwal Sidang, Kubu Nadiem Makarim Surati MA hingga DPR RI

"Di mana bahwasanya Pak Nadiem Anwar Makarim tidak bisa atau tidak diizinkan untuk hadir di persidangan hari ini dikarenakan sebagaimana dalam resume yang dibuat oleh dokter dan surat keterangan dokter, ada penyakit yang lama yang harus diperlukan perawatan insentif pemberian antibiotik di rumah sakit, seperti itu Yang Mulia," sambungnya.

Dengan hal itu lanjut JPU, pihaknya tidak bisa menghadirkan Nadiem di ruang sidang.

Ketua Majelis Hakim, Purwanto S. Abdullah kemudian menanyakan perihal sampai kapan yang bersangkutan menjalani perawatan.

Baca Juga :
Ibam Dituntut 15 Tahun Penjara, Nadiem: Tak Masuk Akal

"Perlu kami sampaikan Yang Mulia, terdakwa Nadiem Anwar Makarim ini sejak hari Sabtu tanggal 25 April sudah dirawat di Rumah Sakit Abdi Waluyo sampai dengan sekarang dan dari surat keterangan dokter ini diperlukan sampai tanggal 3 Mei 2026 untuk observasi dia dirawat inap, izin Yang Mulia," ungkap JPU.

Di dalam ruang sidang, terlihat hanya kursi penasihat hukim, JPU, dan majelis hakim yang terisi. Kursi untuk terdakwa terlihat kosong lantaran Nadiem tidak bisa hadir.

Diketahui, Nadiem didakwa memperkaya diri sendiri atau orang lain terkait kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM). Jumlahnya mencapai Rp809.596.125.000 atau Rp809 miliar.

Baca Juga :
Nadiem Minta Maaf Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jember Siaga Darurat Kekeringan Hadapi Puncak Musim Kemarau
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Waka MPR Tekankan Pentingnya Data Akurat-Peran Aktif Warga Majukan Budaya
• 22 jam laludetik.com
thumb
Tiba di Rusia, Menlu Iran Salahkan AS atas Gagalnya Perundingan Pakistan
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Manfaat Probiotik untuk Anak yang Wajib Parents Tahu
• 1 jam lalutheasianparent.com
thumb
Peringatan Hari Otda ke-30, Wamendagri: Kewenangan Tanpa Integritas Picu OTT di Daerah
• 5 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.