7 Fakta Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Yogyakarta: Tersangka hingga Kesaksian Orang Tua Korban

kompas.tv
7 jam lalu
Cover Berita
Tempat penitipan anak atau daycare Little Aresha di Kota Yogyakarta, yang digerebek polisi pada Jumat (24/4/2026) atas dugaan kekerasan terhadap anak. (Sumber: ANTARA)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Polisi tengah mengusut kasus dugaan kekerasan terhadap anak di tempat penitipan anak atau daycare Little Aresha, Umbulharjo, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, puluhan anak terindikasi menjadi korban kekerasan di tempat penitipan anak tersebut.

Berikut sederet fakta kasus dugaan kekerasan terhadap anak di daycare di Yogyakarta.

1. Daycare Digrebek Polisi

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta Kompol Riski Adrian mengungkapkan pihak kepolisian melakukan penggerebekan terhadap daycare Little Aresha pada Jumat (24/4/2026).

"Benar pada tanggal 24 (April 2026) kemarin, kita telah melakukan penggerebekan, di mana itu tempat penitipan anak," ungkapnya, Sabtu (25/4/2026).

Baca Juga: 53 Anak Diduga Jadi Korban Kekerasan Daycare di Yogyakarta, KemenPPPA Turun Tangan

Ia mengatakan, saat penggrebekan pihaknya menemukan adanya perlakuan tidak manusiawi terhadap anak di daycare tersebut.

"Petugas kita melihat langsung bahwa anak tersebut diperlakukan tidak manusiawi. Ada yang kakinya diikat, tangannya diikat dan sebagainya," ungkapnya.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi menangkap 30 orang. 

2. 53 Anak Diduga Jadi Korban

Kompol Riski mengatakan, terdapat total 103 anak yang terdaftar di daycare Little Aresha. Ia menyebut, dari jumlah tersebut, 53 anak terindikasi menjadi korban kekerasan.

“Korban itu kalau untuk total semua itu, jadi itu kan ada beda-beda ya. Ada yang umur dari 0 sampai 3 bulan, itu berbeda-beda,” kata dia.

“Tapi kalau jumlah semua, kita lihat itu 103. Tapi kalau untuk yang kita lihat ada tindakan kekerasannya itu sekitar 53 orang," tambahnya.

3. Berawal dari Laporan Eks Karyawan

Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Eva Guna Pandia menyebut penggrebekan tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan mantan karyawan daycare tersebut.

"Awalnya dari karyawannya itu melihat perlakuan terhadap bayi atau anak yang dititip itu kurang manusiawi," ungkap Kapolresta Yogyakarta.

Atas hal itu, karyawan tersebut kemudian memilih mengundurkan diri dan melaporkan dugaan kekerasan tersebut ke pihak kepolisian.

"Ia merasa tidak sesuai hati nurani karena melihat ada yang dianiaya dan ditelantarkan, akhirnya memilih mengundurkan diri dan melapor," ujarnya, dilansir Antara.

4. Polisi Tetapkan 13 Tersangka

Dalam perkara tersebut, pihak kepolisian telah menetapkan 13 orang sebagai tersangka.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Ihsan menyebut penetapan tersangka dilakukan usai polisi melakukan gelar perkara kasus tersebut pada Sabtu (25/4/2026).

"Saat ini yang pasti sudah ditetapkan 13 tersangka," tuturnya, Minggu (26/4/2026).

Menurut penjelasannya, belasan tersangka tersebut terdiri dari ketua yayasan hingga pengasuh.

"Dari 13 tersangka itu ada kepala sekolah, ketua yayasan, termasuk pengasuh yang ada di lokasi pada saat itu. Termasuk yang lainnya yang memang berkaitan langsung dengan daycare tersebut," tegasnya.

Ia pun tidak menutup kemungkinan adanya penambahan tersangka dalam perkara tersebut.

"Kita kan secara maraton, bertahap, saat ini yang pasti sudah ditetapkan 13 tersangka. Nanti ini bisa berkembang lagi, tergantung proses pengembangan dan mungkin ada keterangan-keterangan tambahan dari 13 yang saat ini sudah diamankan oleh Polresta Yogyakarta," jelas Kombes Ihsan. 

Baca Juga: Kasus Daycare Yogyakarta, Pemda DIY Tekankan Asesmen Menyeluruh untuk Korban Anak

5. Daycare Tak Berizin

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Edy-A.-Putra

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV, Antara

Tag
  • kekerasan anak di daycare
  • kekerasan anak
  • daycare yogyakarta
  • daycare little aresha
  • little aresha
  • daycare
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
OJK Ungkap Hasil Pertemuan dengan MSCI Terkait Reformasi Pasar
• 9 jam lalurepublika.co.id
thumb
Negara Absen di Balik Pintu Daycare
• 15 jam lalukompas.com
thumb
Lebih dari Ibadah, Kurban Dompet Dhuafa Jadi Penggerak Green Economy
• 4 jam laludisway.id
thumb
Penyebab Cuaca Panas di Siang Hari: Tutupan Awan Minim, Sinar Matahari Intens
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Harga BBM Melambung, PLN Catat Transaksi Mobil Listrik di Jakarta Naik 6 Kali Lipat
• 7 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.