Menurut Kepala Mekanik Provis Autolab, Dayat yang fokus menangani mesin mobil, bahwa beberapa mobil diesel seri lawas masih sangat bisa mengkonsumsi BBM solar non subsidi. Bahkan untuk memaksimalkanya performanya pun masih sangat bisa.
"Jadi mobil-mobil lawas itu kan memang dibuat dengan ukuran BBM yang ada saat itu. Nah khusus untuk mesin diesel apalagi ketika seperti sekarang harga solar non subsidi naik enggak kira-kira, yang mereka justru lebih aman," ujar Dayat.
Beberapa mobil yang disebutkan oleh Dayat di antaranya adalah Toyota Kijang Diesel kapsul atau LGX lama, Isuzu Panther, Mitsubishi L300 atau Kuda diesel lama, Innova seri mesin KD hingga tahun 2014, Daihatsu Taft Diesel, Chevrolet Trooper dan Fortuner lama seri mesin KD. Baca Juga:
Mobil Bekas untuk Perempuan yang Irit dan Nyaman
Selebihnya seperti Suzuki Ertiga Diesel untuk yang baru-baru juga masih bisa dimaksimalkan untuk meminum solar non subsidi. Namun tentu harus diperhatikan juga, lantaran solar saat ini ada campuran biofuelnya. Bahkan nanti bisa sampai 50 persen biofuel.
"Bagian yang paling rentan diganti adalah filter bahan bakarnya. Karena kandungan fame (Fatty Acid Methyl Ester) punya kadar air yang cukup tinggi. Sehingga jika ini masuk ke ruang bakar, tentu bisa menghambat kinerja ruang bakar."
Artinya, meski mobil-mobil di atas tetap aman mengkonsumsi solar bersubsidi, tetap ada risiko besar jika masalahnya dibiarkan. Lantaran ini menyangkut ruang bakar di mesin. Jika tidak menimbulkan kerak berlebih, tentu pembakaran juga tak akan optimal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)





