BYD Atto 1 Dapat Pembaruan di Negeri Asalnya, Jarak Tempuh Makin Jauh

medcom.id
3 jam lalu
Cover Berita
Beijing: Kemunculan BYD Seagull (di Indonesia dikenal dengan nama Atto 1) model tahun 2026 di ajang Beijing Auto Show 2026 membawa sejumlah pembaruan signifikan, baik dari sisi teknologi maupun peningkatan performa. Mobil listrik ini tampil dengan dua sorotan utama, yakni peningkatan jarak tempuh serta hadirnya opsi teknologi LiDAR.
 
Salah satu peningkatan paling mencolok adalah jarak tempuh maksimum yang kini mencapai 505 km berdasarkan standar CLTC, naik dari sebelumnya 405 km. Selain itu, varian tertentu kini dilengkapi sistem LiDAR yang terintegrasi dengan fitur bantuan berkendara canggih bertajuk 'God’s Eye B'.
 
Dari sisi eksterior, perubahan yang dihadirkan memang tidak terlalu drastis. Namun demikian, beberapa penyegaran tetap terlihat, seperti hadirnya pilihan warna merah baru, penggunaan pelek 16 inci dengan ban berprofil 175/55 R16, serta pemasangan unit LiDAR di bagian atap. Selain itu, terdapat kamera tambahan di fender depan, lampu biru kecil di bagian belakang, serta penggunaan dua wiper yang kini menggantikan konfigurasi satu wiper pada model sebelumnya.

Baca Juga: Harga Solar Non Subsidi Mahal? Jenis Mobil Diesel Ini Kipas-Kipas!
 
Masuk ke dalam kabin, desain interior masih mempertahankan karakter model sebelumnya dengan sejumlah penyempurnaan. Tombol pada setir kini dibuat lebih sederhana, sementara varian dengan fitur berkendara pintar dilengkapi paddle khusus. Konsol tengah juga mengalami penyesuaian warna, serta dibekali fitur pengisian daya nirkabel 50W yang kini dilengkapi ventilasi pendingin. Selain itu, konfigurasi cup holder menjadi satu unit, serta hadirnya armrest box dengan mekanisme buka tutup.
 
Pada sektor dapur pacu, motor listrik terbaru kini memiliki tenaga maksimum sebesar 60 kW atau setara 80 hp. Peningkatan ini sejalan dengan varian tertinggi yang juga mendapatkan peningkatan jarak tempuh hingga 505 km.
 
Dari sisi performa pasar, BYD Atto 1 sempat mencatatkan penjualan tertinggi pada April tahun lalu dengan angka mencapai 34.005 unit. Namun setelah itu, angka penjualan mengalami penurunan dan belum kembali menembus level 30.000 unit per bulan.
 
Tekanan kompetisi menjadi salah satu faktor utama. Kehadiran Geely Xingyuan sebagai model kendaraan energi baru terlaris di pasar China turut menggeser dominasi Seagull. Selain itu, persaingan juga semakin ketat dengan kehadiran model lain seperti Arcfox T1 dan Leapmotor A10 yang turut meramaikan segmen kendaraan listrik kompak.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gencatan Senjata Bukan Pantangan Bagi Israel Serang Jalur Gaza, 4 Orang Tewas
• 22 jam laludisway.id
thumb
Teknologi Baru Lebih Canggih dari AI, Dunia Bisa Berubah Total
• 45 menit lalucnbcindonesia.com
thumb
Tragis! Lansia Korban Air Keras di Bekasi Meninggal Usai Jalani Operasi
• 11 jam laluokezone.com
thumb
Tokocrypto nilai masuknya kripto di KBLI perjelas regulasi
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
Film "Michael" Pecahkan Rekor, Jadi Biopik Terlaris di Pekan Perdana Penayangan
• 4 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.