Penulis: Nana Juhana
TVRINews, Kuningan
Suasana di Gedung Islamic Center Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, tampak ramai pada Senin, 27 April 2026. Ratusan calon jemaah haji mulai mengumpulkan koper menjelang keberangkatan ke Tanah Suci. Namun, ada pemandangan menarik yang mencuri perhatian.
Sejumlah koper seragam milik jemaah dihias dengan berbagai benda unik, mulai dari boneka, hiasan ketupat, gelas plastik, hingga kain warna-warni yang diikat pada gagang koper. Cara ini dilakukan agar koper mudah dikenali dan tidak tertukar saat tiba di Arab Saudi.
Karena bentuk dan warna koper jemaah haji relatif seragam, para calon jemaah berinisiatif memberikan tanda khusus sesuai kreativitas masing-masing.
“Tanda-tanda unik ini dibuat agar koper tidak tertukar dan memudahkan jemaah mengenali miliknya di antara ribuan koper lainnya di Tanah Suci. Ini murni kreativitas dari para jemaah,” demikian keterangan di lapangan, Senin, 27 April 2026.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kuningan, Ahmad Fauzi, menjelaskan bahwa total calon jemaah haji asal Kuningan tahun 2026 mencapai 681 orang yang terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter).
Ia menyebutkan, koper jemaah akan diperiksa secara ketat oleh petugas sesuai aturan penerbangan sebelum dikirim lebih dahulu ke Asrama Haji Indramayu.
“Koper yang sudah terkumpul akan diperiksa sesuai ketentuan, kemudian dikirim lebih dulu ke Asrama Haji Indramayu,” ujar Ahmad Fauzi.
Sesuai jadwal, pemberangkatan jemaah haji asal Kuningan tahun ini akan dilakukan melalui Bandara Internasional Kertajati International Airport. Para jemaah selanjutnya akan transit di asrama haji sebelum diberangkatkan menuju Madinah dan Makkah.
Aksi kreatif penandaan koper ini menjadi warna tersendiri di tengah persiapan ibadah haji. Selain unik, cara tersebut juga diharapkan dapat meminimalisir tertukarnya barang bawaan jemaah selama perjalanan.
Editor: Redaktur TVRINews





