Jakarta, tvOnenews.com - Kapten tim Persib Bandung, Marc Klok mengungkapkan kondisi ruang ganti dan mental tim setelah hasil imbang beruntun Maung Bandung.
Dua hasil imbang dari Dewa United dan Arema FC membuat Persib memiliki poin yang sama dengan pesaing terberat mereka di Super League, Borneo FC.
Bahkan hasil imbang tersebut dianggap tidak layak dengan statistik yang seluruhnya ada di sisi Persib Bandung. Walau mengalami hasil minor, Marc Klok mengakui tim justru semakin kuat dari segi mental dan chemistry semakin kuat baik di ruang ganti maupun di lapangan.
"Saya rasa ini merupakan bagian terpenting di musim ini, terutama di akhir musim. Jadi ketika euforia tinggi, kepercayaan diri tinggi, semuanya baik-baik saja," kata Marc Klok.
"Tapi kemudian ketika performa menurun, itulah saat di mana anda harus menunjukkan kekuatan, keberanian, dan mentalitas," tegasnya.
Pemain naturalisasi kelahiran Belanda ini mengakui bahwa Persib Bandung memiliki mental terkuat di antara klub lain. Terbukti dari dua gelar juara beruntun yang sudah dimiliki tim sebelumya.
"Saya pikir itu adalah salah satu kekuatan terbesar Persib Bandung dalam dua tahun terakhir. Anda melihat banyak remontada, ada banyak aksi comeback, banyak mentalitas dan spirit," kata Marc Klok.
Marc Klok mengakui sisa laga di kompetisi ini tidak akan mudah. Namun tekanan sudah mendampingi Persib sampai ada di titik puncak klasemen ini. Sehingga dia percaya Pangeran Biru akan terus berjuang sampai akhir untuk mempertahankan posisinya.
"Mungkin ketika tekanan itu ada, itulah saat terbaik bagi kami. Jadi itulah yang akan kami lakukan lagi. Dan pada akhirnya kita harus melihat apakah itu cukup, apakah itu cukup bagus," katanya.
"Tapi itulah yang kami usahakan dan kami targetkan, karena saya sangat percaya pada tim ini bahwa kami bisa melakukannya," kata mantan pemain PSM Makassar ini.
Di sisi lain, hasil imbang beruntun itu membuat Persib Bandung dan Borneo FC sama-sama memiliki 66 poin. Alih-alih merasa terancam, Marc Klok justru menikmati persaingan ketat dengan tim asuhan Fabio Lefundes ini.




