FAJAR, BONE — Kasus pencurian ternak yang meresahkan warga Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, akhirnya terungkap. Aparat kepolisian berhasil membekuk pelaku utama beserta jaringan pembeli dalam operasi yang berlangsung cepat pada Minggu, 26 April 2026.
Pengungkapan ini bermula dari laporan warga terkait hilangnya ternak sapi di wilayah Desa Kawerang.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Intelkam Polsek Cina langsung melakukan serangkaian penyelidikan, mulai dari olah tempat kejadian perkara hingga penelusuran rekaman CCTV di sekitar lokasi dan jalur yang diduga dilalui pelaku.
Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi kendaraan yang digunakan serta keberadaan barang bukti. Koordinasi pun dilakukan dengan Sat Intelkam Polres Bone dan Resmob Sat Reskrim untuk melakukan pengembangan dan penindakan lebih lanjut.
Sekitar pukul 15.30 Wita, tim gabungan akhirnya melakukan penggerebekan di wilayah Pao-Pao, Kelurahan Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan empat orang, termasuk pelaku utama berinisial Ag (46).
“Pelaku utama mengakui telah melakukan pencurian dua ekor sapi di Desa Kawerang dengan cara menggiring ternak tersebut pada malam hari melalui area persawahan,” ujar Kapolsek Cina, IPTU Muh. Rusdi, Senin, 27 April 2026.
Dari hasil pemeriksaan, diketahui aksi pencurian dilakukan pada Kamis malam, 23 April 2026. Pelaku berjalan kaki dari Desa Laju menuju lokasi sasaran, kemudian mengambil dua ekor sapi yang sedang ditambatkan sekitar pukul 23.00 Wita.
Setelah itu, sapi hasil curian digiring ke wilayah Desa Laju dan disembunyikan di area persawahan.
Keesokan harinya, seorang pembeli berinisial Ba bersama sopir menjemput sapi tersebut menggunakan mobil pick up dan membelinya seharga Rp14 juta.
“Selanjutnya sapi tersebut kembali dijual kepada pembeli lain dengan harga Rp18 juta,” jelasnya.
Tak hanya satu lokasi, pelaku juga mengakui telah melakukan aksi serupa di delapan tempat kejadian perkara berbeda.
Hal ini mengindikasikan adanya jaringan pencurian ternak yang cukup terorganisir di wilayah tersebut.
Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya dua ekor sapi betina, satu unit mobil pick up, serta satu unit sepeda motor milik pelaku.
Saat ini, seluruh pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Cina untuk proses hukum lebih lanjut.
Polisi juga masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku lain dalam jaringan pencurian ternak tersebut.(an)





