Kisah Pedagang Sayur Keliling di Lampung Naik Haji, Nabung Rp 5-10 Ribu per Hari

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Impian bertahun-tahun untuk naik haji yang dipendam pedagang sayur keliling bernama Adna Yusri (58) di Desa Karang Jaya, Merbau Mataram, akhirnya akan terwujud tahun ini. Ia dijadwalkan berangkat haji pada 5 Mei 2026.

Perjalanan ini menjadi buah dari kerja keras dan ketekunannya selama puluhan tahun menabung. Ia setiap hari menyisihkan uang dalam jumlah kecil.

“Ya nabung dari uang kecil-kecil, kadang Rp 5 ribu, Rp 10 ribu. Kalau lagi ramai bisa sampai Rp 20 ribu per hari,” kata Adna.

Dengan omzet harian yang rata-rata di bawah Rp 100 ribu, ia tetap berusaha disiplin menabung. Baginya, konsistensi adalah kunci hingga tabungan tersebut perlahan terkumpul cukup untuk mendaftar haji.

Menurut Adna, cita-cita untuk berangkat ke Tanah Suci sebenarnya telah lama ia impikan, bahkan sejak sebelum menjadi pedagang sayur.

Saat masih bertani, Adna pernah berharap hasil kebunnya bisa membiayai keberangkatan haji. Namun, berbagai kebutuhan keluarga membuat impian itu sempat tertunda.

“Dulu nanam jati, nanam cokelat, pengennya buat naik haji. Tapi hasilnya habis untuk kebutuhan sehari-hari. Kalau dagang sayur ini walaupun kecil, tapi tiap hari ada pemasukan,” tuturnya.

Ingin Berangkat Haji dengan Istri

Di balik kebahagiaan tersebut, tersimpan kesedihan mendalam. Adna harus berangkat seorang diri tanpa ditemani sang istri, padahal ia sangat berkeinginan untuk berangkat bersama.

“Sebenarnya pengennya berangkat berdua. Tapi waktu itu belum cukup biaya. Istri saya yang menyuruh saya daftar duluan. Dia bilang, ‘Bapak saja yang berangkat, saya nggak apa-apa’,” katanya lirih.

Menurut Adna, keputusan tersebut bukanlah hal yang mudah. Ia merasa sedih harus meninggalkan istri yang telah berjuang bersamanya sejak awal. Namun, ia memilih pasrah dan menyerahkan semuanya kepada kehendak Tuhan.

Adna berharap, setibanya di Tanah Suci, ia dapat memanjatkan doa terbaik bagi keluarga, terutama agar sang istri juga mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji.

“Semoga anak cucu, keluarga, tetangga, dan terutama istri saya bisa dipanggil juga ke Tanah Suci,” tutupnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jakarta Timur Musnahkan 3 Ton Ikan Sapu-sapu
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Utusan Rusia Sebut Ancaman AS Tak Mempan bagi Iran
• 12 jam laludetik.com
thumb
Pemotor Disiram Air Keras di Cengkareng, Polisi Tangkap Pelaku
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Pemerintah Siapkan Command Center MBG, Diluncurkan Mei 2026 untuk Perkuat Tata Kelola Program
• 20 jam lalupantau.com
thumb
Persija vs Persis Solo Dijaga 1.200 Personel Gabungan, Polisi Imbau Suporter Jangan Rusuh!
• 3 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.