Tangerang: Sebanyak tiga calon haji asal Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, dari kelompok terbang (kloter) 04 gagal berangkat ke Tanah Suci. Tiga calon haji itu sakit saat tiba di embarkasi Cipondoh, Tangerang.
"Satu orang menderita penyakit stadium 5 yang mengharuskan cuci darah, satu orang mengalami pendarahan otak, dan satu lainnya mengalami patah tulang akibat terjatuh sehari sebelum keberangkatan," ujar Kepala Kementerian Haji dan Umrah Tangsel, Rizki Waludin, Senin, 27 April 2026.
Calon Jemaah Haji saat berada di Asrama Haji Makassar, Sulawesi Selatan. (Metrotvnews.com/ Muhammad Syawaluddin)
Rizki menuturkan, berdasarkan hasil rekomendasi pihak kedokteran, tiga calon haji tersebut harus dilakukan penanganan intensif termasuk operasi serta perawatan khusus. Sehingga tiga calon haji tersebut dipastikan tidak dapat diberangkatkan kelompok terbang (kloter) berikutnya tahun ini.
"Mereka bisa berangkat kembali tahun depan setelah memenuhi standar istitaah atau kelayakan kesehatan," kata Rizki.
Baca Juga :
Calon Haji Kloter 5 Embarkasi Makassar Wafat di Madinah"61 lainnya menunda karena kendala administrasi dan faktor ekonomi meski telah mendapat panggilan. 10 calon haji yang sudah melunasi biaya haji juga memilih menunda karena kondisi kesehatan yang tidak layak. Satu dilaporkan meninggal dunia sebelum keberangkatan. Dan dua lainnya mengalami sakit permanen sehingga tidak memungkinkan untuk berangkat tahun ini," jelas Rizki.
Pada musim haji 2026, jemaah asal Tangsel terbagi dalam empat kloter), yakni kloter 02, 04, 21, dan 23. Namun terdapat penyesuaian, di mana tiga jemaah mengajukan keberangkatan pada kloter 24 terakhir di Provinsi Banten.




