Kantongi Pendanaan Rp1,3 Triliun, IIF Genjot Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan

republika.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) memperoleh pendanaan baru senilai sekitar Rp1,3 triliun pada awal 2026. Dana ini digunakan untuk memperkuat pembiayaan proyek infrastruktur berkelanjutan di Indonesia.

Pendanaan tersebut terdiri atas fasilitas term loan Rp500 miliar dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, fasilitas sebesar 30 juta dolar AS dari FinDev Canada, serta perpanjangan fasilitas Rp300 miliar dari PT Bank BNP Paribas Indonesia.

Baca Juga
  • IIF Sebut ESG Kini Jadi Penentu Investasi Infrastruktur
  • Infrastruktur EV di Ibu Kota Kian Lengkap, Pemprov DKI Jakarta Apresiasi PLN
  • Merangin Usulkan Peningkatan Infrastruktur Pertanian ke Kementan

IIF menyatakan tambahan dana ini menjadi bagian dari strategi memperluas kapasitas pembiayaan. Perusahaan juga tengah memproses tambahan pendanaan hingga Rp5 triliun untuk mendukung pipeline proyek.

Presiden Direktur IIF Rizki Pribadi Hasan mengatakan, pendanaan ini mencerminkan kepercayaan lembaga keuangan terhadap sektor infrastruktur nasional. “Kami mengapresiasi kepercayaan yang kuat dari lembaga keuangan domestik maupun internasional. Fasilitas ini mencerminkan meningkatnya keyakinan terhadap sektor infrastruktur Indonesia,” kata Rizki, Senin (27/4/2026).

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Rizki menyebut selama 16 tahun beroperasi, IIF telah membiayai lebih dari 150 proyek infrastruktur berkelanjutan. Tambahan pendanaan diharapkan memperluas kontribusi, terutama pada proyek yang mendukung ekonomi rendah karbon.

Chief Financial Officer IIF Eri Wibowo mengatakan, diversifikasi sumber pendanaan juga membantu menekan biaya dana perusahaan. “Hal ini memungkinkan kami menawarkan suku bunga pembiayaan yang lebih kompetitif kepada klien,” ujarnya.

Selain pembiayaan langsung, IIF juga mengembangkan solusi pembiayaan lain seperti credit enhancement. Skema ini memungkinkan pengembang mengakses pasar modal melalui penerbitan obligasi atau sukuk.

Selain itu, IIF mulai memperluas pembiayaan ke sektor strategis, termasuk proyek infrastruktur kesehatan. Langkah ini sejalan dengan upaya mendorong mobilisasi modal swasta untuk mendukung target pembangunan berkelanjutan dan net zero emissions pada 2060.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jaksa Agung AS: Trump dan Sejumlah Pejabat Jadi Target Utama Penembakan
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Kemlu Lakukan Koordinasi Intensif untuk Bebaskan ABK WNI dari Pembajak Somalia
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mensos Cek Sekolah Rakyat di Lampung, Targetkan Beroperasi Juni 2026
• 19 jam laluokezone.com
thumb
Modus Bisa Usir Jin, Guru Ngaji di Tangerang Perkosa 4 Murid
• 1 jam laludetik.com
thumb
Mengenal Minggu Paskah IV atau Minggu Panggilan yang Jatuh pada 26 April 2026
• 9 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.