Usulan Insentif untuk Motor Listrik Rp5 Juta, Menkeu Purbaya: Bisa Berubah

harianfajar
4 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, JAKARTA — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan rencana pemberian insentif untuk pembelian motor listrik masih dalam tahap awal dan belum bersifat final.

Ia menyebut, pemerintah tengah mempertimbangkan nilai subsidi sekitar Rp 5 juta per unit. Hal tersebut telah dikomunikasikan dengan Presiden Prabowo Subianto.

“Saya juga minta tanggapan Pak Presiden, beliau sudah memberi petunjuk, jalankan kalau anggarannya ada,” ujar Purbaya.

Menurutnya, arah kebijakan sudah cukup jelas, yakni mendorong percepatan adopsi kendaraan listrik roda dua di tengah dominasi sepeda motor berbahan bakar bensin. Program ini direncanakan berjalan secara bertahap dengan target awal jutaan unit.

Skema bertahap dinilai lebih realistis, sembari melihat respons pasar dan kesiapan industri dalam negeri.

Meski demikian, Purbaya menegaskan bahwa pembahasan kebijakan tersebut masih memerlukan koordinasi lintas kementerian. Di antaranya dengan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita serta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

“Sudah dibicarakan. Nanti berapa jumlah motor yang disubsidi masih dipertimbangkan, dan kami ingin tunjukkan seperti apa.”

“Namun, yang jelas saya masih diskusi dahulu dengan Menteri Perindustrian, Menko (Perekonomian), dan kami laporkan lagi ke Presiden sesuai dengan petunjuk pada waktu itu,” ungkap Purbaya.

Pemerintah juga membuka kemungkinan perubahan besaran insentif. Nilai akhir akan ditentukan berdasarkan hasil simulasi fiskal serta efektivitas program dalam mendorong daya beli masyarakat.

Program insentif ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil sekaligus menekan beban subsidi energi. Dalam jangka panjang, pemerintah menargetkan konversi sekitar 120 juta sepeda motor konvensional menjadi motor listrik dalam tiga hingga empat tahun ke depan. (ant/jpnn)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Usut Dugaan Jual Beli Kuota Haji Tambahan di antara Biro Travel
• 4 jam lalukompas.com
thumb
KPAI Kutuk Kekerasan 53 Anak di Daycare Yogya
• 13 jam laluokezone.com
thumb
Piala Dunia 2026 Sajikan Deja Vu: Brasil, Maroko, Skotlandia Bersua Lagi
• 23 jam lalutvrinews.com
thumb
Fairuz A Rafiq Ungkap Batasan Keluarga Suami dalam Rumah Tangga
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
WIPO: inovasi dan aktivitas IP di bidang olahraga berkembang pesat
• 15 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.