Penurunan Kemiskinan Ekstrem Capai 0,78 Persen, Pemerintah Akui Masih Ada Tantangan Pemerataan Bantuan

pantau.com
10 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar menyampaikan bahwa tingkat kemiskinan ekstrem di Indonesia turun dari 1,26 persen pada Maret 2024 menjadi 0,78 persen pada September 2025 dalam Rapat Tingkat Menteri di Jakarta.

Capaian Penurunan Kemiskinan Ekstrem

Muhaimin menyatakan bahwa "Alhamdulillah, kemiskinan ekstrem berhasil turun. Dari 1,26 persen pada Maret 2024 menjadi 0,78 persen pada September 2025. Sekitar 0,48 persen penduduk miskin ekstrem alhamdulillah telah naik kelas," ungkapnya.

Penurunan tersebut menunjukkan adanya perbaikan kondisi kesejahteraan masyarakat, khususnya pada kelompok paling rentan.

Keberhasilan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem melalui berbagai program terpadu.

Upaya tersebut dilakukan dengan penguatan orkestrasi lintas kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

Kebijakan ini merupakan bagian dari pelaksanaan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Program tersebut juga menjadi implementasi Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem.

Dalam instruksi itu, Kemenko Pemberdayaan Masyarakat ditunjuk sebagai koordinator utama pelaksanaan program.

Sebanyak 47 kementerian dan lembaga serta seluruh pemerintah daerah terlibat dalam menjalankan kebijakan tersebut.

Tantangan Pemerataan Bantuan Sosial

Meski mengalami penurunan, pemerintah mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pemerataan bantuan sosial.

Muhaimin menyebut bahwa "Lebih dari 774 ribu keluarga pada kelompok desil 1 masih belum tersentuh program, terutama di wilayah seperti Kulonprogo, Garut, Bogor, Cirebon, dan Cianjur," ujarnya.

Selain itu, sekitar 8,1 persen keluarga masih belum menerima bantuan sama sekali.

Sebanyak 60,2 persen keluarga pada kelompok desil 1 baru menerima satu hingga dua program bantuan.

Kondisi ini menunjukkan perlunya peningkatan jangkauan serta efektivitas program bantuan sosial agar distribusinya lebih merata.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Daftar Pejabat yang Dilantik Presiden Prabowo Hari Ini
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
IHSG Dibuka Menguat 0,41 Persen ke Level 7.158,51 pada Perdagangan Senin Pagi
• 19 jam lalupantau.com
thumb
Presiden Prabowo dan Sejumlah Menteri Hadiri Resepsi Pernikahan El Rumi-Syifa Hadju
• 10 jam lalumatamata.com
thumb
Kategori KPM yang Tidak Menerima Bansos di 2026, Ini Cara Cek Statusnya
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
Prof Jamaluddin Jompa Resmi Pimpin Kembali Unhas Periode Kedua, Tegaskan Kepemimpinan Kolektif
• 19 jam laluterkini.id
Berhasil disimpan.