PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) menyetujui pembagian dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp117,2 miliar.
IDXChannel - PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) menyetujui pembagian dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp117,2 miliar. Nilai tersebut setara Rp50 per saham.
Keputusan itu disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025 yang digelar hari ini.
"Hasil RUPST hari ini, perseroan memutuskan untuk membagikan dividen Rp50 per saham, dengan total nilai Rp117,18 miliar," ujar Direktur BOLT Anthony Wijaya dalam Public Expose di Jakarta, Senin (27/4/2026).
Nilai total pembagian dividen tersebut sebesar 88,63 persen dari laba bersih perseroan tahun buku 2025 yakni Rp139,41 miliar. Jumlah ini tumbuh 72 persen dibandingkan periode sama tahun 2024 sebesar Rp100,37 miliar.
Selanjutnya, kata Anthony, sekitar 5 persen dari laba bersih atau sebesar Rp6,61 miliar akan ditempatkan sebagai dana cadangan perseroan. Kemudian, sisa laba bersih perseroan sebesar Rp8,41 miliar akan dibukukan sebagai laba ditahan perseroan guna memperkuat permodalan.
Pada kuartal I-2026, BOLT membukukan laba bersih 37,13 miliar, tumbuh 36,26 persen dibandingan periode sama tahun lalu yakni Rp27,25 miliar.
Seiring dengan capaian tersebut, pendapatan yang berhasil diraup BOLT pada kuartal I-2026 yakni Rp422,68 miliar atau naik 14,58 persen dari Rp368,90 miliar pada periode sama tahun 2024.
"Didorong peningkatan market share di industri kendaraan roda empat (penumpang dan komersial) dan ekspor. Pertumbuhan laba bersih terutama disebabkan oleh harga material yang cukup stabil dan efisiensi biaya operasional di internal perseroan," kata dia.
Sebagai informasi, saham BOLT ditutup naik 0,53 persen ke level Rp940 per saham pada perdagangan hari ini.
Sebelumnya, PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) membatalkan rencana pembagian dividen interim tunai tahun buku 2025 dengan nilai Rp58,59 miliar. Hal ini dikarenakan perseroan belum memenuhi ketentuan No. Kep-00077/BEI/09-2021 mengenai ketentuan pelaksanaan pembagian dividen interim.
(Rahmat Fiansyah)





