VIVA – Persija Jakarta tampil dominan saat menjamu Persis Solo pada laga lanjutan Super League di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin 27 April 2026.
Sejak peluit awal, Persija langsung tancap gas. Tekanan tinggi alias high pressing bikin Persis tak berkutik. Laskar Sambernyawa dipaksa bertahan total dan kesulitan keluar dari tekanan.
Peluang demi peluang langsung mengalir. Maxwell Souza sempat mengancam di awal laga, tapi masih bisa digagalkan kiper Muhammad Riyandi.
Persis sempat memberi perlawanan lewat serangan balik cepat. Namun peluang dari Dejan Tumbas berhasil diamankan Andritany Ardhiyasa.
Persija bahkan sempat mencetak gol lebih dulu lewat Fabio Calonego, tapi dianulir VAR karena Bruno Tubarao sudah berada dalam posisi offside.
Meski terus menggempur, babak pertama tetap berakhir 0-0. Persis memilih bertahan total dengan strategi “parkir bus”, sementara penyelesaian akhir Persija belum maksimal.
Kebuntuan akhirnya pecah di awal babak kedua. Allano Lima membuka keunggulan di menit ke-52 setelah memanfaatkan assist Fabio.
Gol itu jadi pembuka kran. Persija makin menggila.
Menit ke-63, Jean Mota menggandakan keunggulan lewat tembakan keras di dalam kotak penalti, memanfaatkan umpan dari Dony Tri Pamungkas.
Tak berhenti di situ, Paulo Ricardo menambah penderitaan Persis lewat sundulan pada menit ke-80 usai menerima sepak pojok Fabio.
Pesta gol ditutup Gustavo di menit ke-90. Ia dengan mudah menyambar umpan silang rendah dari Shayne Pattynama untuk mengunci kemenangan 4-0.
Kemenangan telak ini jadi sinyal serius dari Persija. Mereka kini memangkas jarak menjadi empat poin dari dua tim teratas, Persib Bandung dan Borneo FC.
Dengan performa segarang ini, Persija jelas bukan sekadar pesaing—mereka siap jadi ancaman nyata dalam perebutan gelar musim ini.





