Anggota Kopassus Serka Nasir Peragakan Melilit Korban di Sidang Pembunuhan Kacab Bank

rctiplus.com
2 jam lalu
Cover Berita
Anggota Kopassus Serka Nasir Peragakan Melilit Korban di Sidang Pembunuhan Kacab BankNasional | okezone | Senin, 27 April 2026 - 20:29Dengarkan Berita

JAKARTA – Anggota Kopassus Serka Mochamad Nasir mempraktikkan cara melilitkan handuk terhadap Kepala Cabang (Kacab) Bank, Mohamad Ilham Pradipta, dalam lanjutan sidang di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Senin (27/4/2026). Peragaan itu dilakukan untuk membantah keterangan saksi terkait posisi lilitan handuk pada korban.

Nasir melilitkan handuk pada bagian wajah korban, bukan di leher sebagaimana disampaikan saksi David Setia Darmawan.

Dalam persidangan, ia memperagakan bagaimana handuk dililitkan ke wajah, lalu ditarik menggunakan tangan kanan.

Saat memeragakan, tangan kiri Nasir terlihat berada di bagian dagu korban sambil mendorongnya hingga kepala korban mendangak.

"Jadi dua tangan? Satu tangan menarik handuk, satu tangan lagi di sini?" tanya Ketua Majelis Hakim Kolonel Chk Fredy Ferdian Isnartanto.

"Siap," jawab Serka Nasir.

Hakim kemudian meminta Nasir memperagakan versi keterangan saksi. Nasir pun melilitkan handuk di leher sebelum menariknya.

Baca Juga:Kunjungan Wisatawan di Kota Lama Semarang Naik 24,7 Persen, Okupansi Hotel Tembus 95 Persen

Ia juga membantah konstruksi perkara yang menyebut handuk dililitkan dari bawah dagu ke atas kepala. Menurutnya, lilitan dilakukan pada bagian wajah.

"Tapi di foto tadi bukan di situ? Antara sini, jadi dari bawah ke atas. Yang benar yang mana?" tanya hakim yang kemudian Nasir mempraktikan kembali apa yang dia yakini.

Majelis hakim selanjutnya mengonfirmasi keterangan saksi David. Namun, David tetap pada keterangannya bahwa handuk terlilit di leher korban.

"Tetap pada keterangan saksi atau sanggahan terdakwa?" tanya hakim.

"Sejauh yang saya lihat si di leher (handuk terlilit pada korban Ilham)," jawab David.

 

Peristiwa pelilitan ini terjadi setelah korban diculik dan dipindahkan ke mobil Toyota Fortuner berwarna hitam. Korban saat itu rencananya akan diserahkan kepada pengusaha bimbingan belajar, Dwi Hartono, yang disebut sebagai aktor intelektual dalam kasus ini.

Namun, karena Dwi tidak dapat dihubungi, korban dibawa berkeliling hingga ke kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi. Korban kemudian ditemukan dalam kondisi tewas.

Baca Juga:Dilaporkan soal Alih Status Penahanan Gus Yaqut, KPK Yakin Dewas Objektif

Tiga terdakwa dari klaster militer dalam perkara ini ialah, Serka Mochamad Nasir (MH-Terdakwa 1) Kopda Feri Herianto (FH-Terdakwa 2) dan Serka Frengky Yaru (FY-Terdakwa 3).

Oditur Militer menduga ketiganya memiliki peran dalam hilangnya nyawa Kacab Bank BUMN Mohamad Ilham Pradipta.

#nasional

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dilantik Jadi Kepala Bakom, Berikut Profil Muhammad Qodari
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
Banyak Dipakai Dukun RI, Tanaman Ini Bisa Disulap Jadi Parfum Mahal
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Daftar Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Terbaru di April 2026
• 6 jam laludetik.com
thumb
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 27 April 2026: Antam, UBS, Galeri24 Stabil
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Kemenperin Dorong Wirausaha IKM untuk Pengentasan Kemiskinan
• 4 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.