Mahasiswa Unej Demo Rektorat Tuntut Kenaikan UKT Dibatalkan

rctiplus.com
8 jam lalu
Cover Berita
Mahasiswa Unej Demo Rektorat Tuntut Kenaikan UKT DibatalkanNasional | inews | Senin, 27 April 2026 - 21:00Dengarkan Berita

JEMBER, iNews.id –Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Universitas Jember menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor rektorat, Senin (27/4/2026). Mereka menuntut pihak kampus membatalkan kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Aksi ini dipicu oleh temuan adanya sejumlah mahasiswa baru (maba) jalur SNBP yang terancam batal kuliah karena tidak mampu membayar biaya pendidikan yang dinilai terlalu mahal. 

Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Alfi Febriano mengungkapkan, banyak mahasiswa baru yang hingga kini belum melakukan registrasi ulang. Padahal, mereka telah dinyatakan lolos melalui jalur prestasi atau SNBP. 

Kenyataan pahit ini dialami maba yang orang tuanya hanya bekerja sebagai buruh atau pegawai biasa dengan penghasilan rendah. Aliansi mahasiswa menilai, nominal UKT yang ditetapkan saat ini tidak berpihak pada kondisi ekonomi keluarga mahasiswa.

"Banyak maba yang memilih urungkan niat kuliah karena tidak mampu bayar. Ini miris, mereka sudah lolos jalur prestasi tapi terhambat biaya yang tidak masuk akal bagi rakyat kecil," ujar Alfi di sela-sela aksi. 

Baca Juga:Prabowo akan Bangun Hunian Layak di Bantaran Rel, Pramono Beri Dukungan Penuh

Merespons tekanan massa, perwakilan mahasiswa akhirnya diterima untuk melakukan audiensi dengan pihak rektorat di lantai dua gedung pusat. Dari pertemuan tersebut, muncul beberapa poin kesepakatan untuk mendinginkan suasana.

Wakil Rektor III Universitas Jember, Fendi Setyawan mengatakan, mahasiswa baru yang belum melakukan registrasi hari ini tetap akan diterima sebagai mahasiswa. Pihak kampus berjanji akan mengatur skema pembayaran UKT lebih lanjut.

"Kami akan melakukan verifikasi ulang atas data-data mahasiswa tersebut. Jika ditemukan fakta bahwa mahasiswa benar-benar dari keluarga tidak mampu, pihak kampus akan memberikan afirmasi atau keringanan," kata Fendi Setyawan.

Meski telah ada janji afirmasi, massa mahasiswa menyatakan akan terus mengawal proses verifikasi tersebut agar tepat sasaran. Mereka menuntut transparansi dalam penentuan golongan UKT agar tidak ada lagi maba yang gagal menempuh pendidikan tinggi hanya karena persoalan finansial.

Baca Juga:Wapres Gibran Tekankan Pentingnya Keharmonisan Sosial saat Kunjungi Ponpes Annajah Dawar Boyolali

Mahasiswa membubarkan diri dengan tertib, namun mengancam akan kembali melakukan aksi jika kesepakatan verifikasi ulang tersebut tidak dijalankan sesuai komitmen rektorat.

#jatim

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
APVI Dorong Informasi Publik Transparan Terkait Informasi Vape dan Narkotika
• 6 jam lalutvrinews.com
thumb
Presiden Geser Qodari, dari KSP Jadi Kepala Bakom
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Teknologi Baru Lebih Canggih dari AI, Dunia Bisa Berubah Total
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Profil dan Rekam Jejak Muhammad Qodari, Resmi Dilantik Jadi Kepala Bakom RI
• 11 jam laludisway.id
thumb
Di Tengah Krisis Energi, Pasar Otomotif Tetap Menjanjikan di Sulsel
• 13 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.