YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Ruang aman anak kembali menjadi sorotan setelah polisi mengungkap fakta mengejutkan di balik tempat penitipan anak atau daycare di Umbulharjo, Yogyakarta.
Tempat yang seharusnya menjadi ruang aman bagi anak justru diduga memperlihatkan kondisi sebaliknya, di mana anak-anak mengalami tindakan tidak manusiawi, mulai dari penelantaran hingga kekerasan fisik.
Polisi telah menetapkan 13 orang sebagai tersangka dalam kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di daycare bernama Little Aresha, Umbulharjo, Yogyakarta.
Pada Jumat, 24 April, polisi melakukan penggerebekan di lokasi tersebut. Dari hasil pemeriksaan, situasi di dalam daycare disebut sangat memprihatinkan. Anak-anak yang seharusnya dirawat dengan penuh kasih sayang dan tanggung jawab justru diduga ditelantarkan secara ekstrem.
Tidak hanya itu, anak-anak juga diduga mengalami kekerasan fisik dari para pengasuh. Mayoritas korban berusia antara 3 bulan hingga 2 tahun.
Polisi turut mengamankan 30 orang untuk diperiksa. Dari hasil pendataan, terdapat 103 anak yang terdaftar di daycare tersebut, dan 53 di antaranya terindikasi mengalami kekerasan fisik.
Kasus ini terungkap ke publik berkat laporan masyarakat yang diperkuat oleh keterangan orang tua yang curiga terhadap kondisi anak mereka setelah pulang dari daycare.
Usai penggerebekan, para orang tua korban mendatangi Mapolresta Yogyakarta untuk memastikan kelanjutan proses hukum atas kasus yang menimpa anak-anak mereka.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyatakan bahwa daycare Little Aresha tidak memiliki izin operasional. Peristiwa ini disebut menjadi evaluasi bagi Pemerintah Kota Yogyakarta untuk menyisir seluruh rumah penitipan anak di wilayah tersebut.
Anak-anak dinilai rentan menjadi korban kekerasan karena belum mampu menyampaikan secara jelas apa yang mereka alami. Oleh karena itu, orang tua diimbau lebih peka terhadap bahasa tubuh anak, baik sebelum maupun setelah dititipkan di daycare.
Penulis : Shinta-Milenia
Sumber : Kompas TV
- tersangka
- daycare
- little aresha
- kekerasan anak
- anak dianiaya
- yogyakarta





