“Seperti Suara Bom, Asap Tebal”, Kesaksian Penumpang KRL Saat Kecelakaan Argo Bromo di Bekasi

kompas.com
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Hendri, penumpang KRL Bekasi–Jakarta, mengatakan kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam, disertai suara keras seperti ledakan.

"Ya kalau kedengerannya seperti suara bom, saking kencangnya," ujar Hendri, dikutip dari tayangan live Kompas TV, Senin.

Sebelum insiden terjadi, rangkaian KRL disebut tiba di Stasiun Bekasi Timur sekitar pukul 20.30 WIB.

Baca juga: Tabrakan KRL dan KA Bromo di Bekasi Timur, Basarnas Terjunkan Personel Elit

Hendri mengatakan, KRL itu berhenti cukup lama karena adanya lintasan kendaraan mobil di sekitar jalur stasiun.

“Jadi tadi sebenarnya kereta ini mendahului kereta saya dari Bekasi Timur sekitar 15 menit,” kata Hendri.

Tak lama kemudian, KA Argo Bromo Anggrek yang melintas diduga menabrak bagian belakang rangkaian KRL, termasuk gerbong khusus perempuan yang mengarah ke Cikarang.

“Nah ini Argo Bromo nabrak gerbong belakang yang di tempatkan perempuan, agak masuk ke dalam. Jadi korban kita enggak tahu berapa jumlahnya, ini sedang dievakuasi,” ujarnya.

Hendri mengaku kejadian berlangsung sangat cepat dan disertai kondisi panik di dalam rangkaian kereta. Ia menyebut muncul asap tebal setelah benturan keras terjadi.

Baca juga: KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, Saksi Mata: Seperti Suara Bom Saking Kencangnya

“Sekitar jam 8. Karena itu berasap, tabrakan kencang. Saya tinggal lari,” kata dia.

Ia juga menggambarkan suasana saat kejadian, di mana sirene langsung berbunyi dan kondisi sekitar dipenuhi kepanikan.

“Awalnya biasa-biasa saja, tapi begitu ada tabrakan ini kan sirene langsung bunyi dan asap seperti kelihatan tabrakan besar,” ujarnya.

Setelah kejadian, proses evakuasi langsung dilakukan di lokasi.

Hendri menyebut sejumlah ambulans dikerahkan untuk membawa korban dari lokasi.

“Sudah ada 35 ambulans yang bawa korban kecelakaan itu,” ujarnya.

Baca juga: KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Matikan Sementara Listrik Saluran Atas

Hingga berita ini ditulis, proses evakuasi masih berlangsung di Stasiun Bekasi Timur.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Pihak KAI Commuter (KCI) melalui VP Corporate Secretary Karina Amanda menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan penanganan di lokasi kejadian.

“Saat ini kami masih melakukan penanganan kondisi di lokasi,” kata Karina.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jaga Ketahanan Pangan Jakarta, Perumda Dharma Jaya Perkuat Cadangan Stok dan Jajaki Pasokan Ayam dari Blitar
• 11 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Dukung Menteri LH Jumhur Hidayat, Rocky Gerung Ungkap Rekam Jejaknya
• 30 menit lalukompas.tv
thumb
Perkuat Pendidikan Vokasi Lewat Program Astra Honda Berbagi Ilmu
• 18 jam lalumedcom.id
thumb
Kejaksaan Seoul tolak surat perintah penangkapan Bang Si Hyuk
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Kawal Hak Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Jasa Raharja Koordinasi Cepat dengan RS dan Polisi
• 1 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.