JAKARTA, KOMPAS.com - Basarnas mengerahkan personel elit Basarnas Special Group (BSG) untuk menangani kecelakaan kereta yang melibatkan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin malam (27/4/2026).
Direktur Kesiapsiagaan Basarnas Noer Isroedin saat dihubungi di Jakarta, Senin malam, mengonfirmasi bahwa tim khusus tersebut sudah bergerak menuju lokasi untuk memperkuat tim dari Kantor SAR Jakarta dan Pos SAR Bekasi.
"Ya, personel Basarnas Special Group menuju lokasi mendampingi personel dari Kantor SAR Jakarta dan Pos SAR Bekasi," kata dia dilansir dari ANTARA, Senin.
Noer memastikan tim SAR yang dikerahkan merupakan personel terlatih dengan kualifikasi khusus dan dibekali peralatan lengkap untuk melakukan ekstraksi pada kecelakaan transportasi darat.
Baca juga: 2 Korban Tewas dalam Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo, KAI Sampaikan Duka
"Kami belum menerima laporan final mengenai jumlah total korban secara rinci, namun tim di lapangan terus berupaya melakukan yang terbaik dengan berkoordinasi bersama pihak PT KAI," katanya.
Basarnas Special GroupBSG merupakan salah satu unit yang dibentuk berdasarkan Peraturan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2020.
Dalam beleid tersebut dijelaskan, BSG adalah kelompok rescuer yang terpilih melalui seleksi dari berbagai unit kerja di lingkungan Basarnas yang dididik dan dilatih agar memiliki kemampuan, keahlian, dan kompetensi khusus di bidang pencarian dan pertolongan.
Baca juga: Penampakan KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi, Gerbong Perempuan Rusak Parah
Setiap kompi dari BSG berjumlah 100 orang yang terdiri atas tiga atau empat peleton.
Dalam Pasal 38 Peraturan Basarnas tersebut dijelaskan, BSG membantu pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan terhadap kecelakaan, bencana, dan atau kondisi membahayakan manusia atas perintah Kepala Badan atau permintaan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan.
Kondisi Terkini Tabrakan KRL dan KA BromoAdapun berdasarkan informasi awal yang diterima kecelakaan terjadi pada pukul 20.55 WIB.
Kereta dilaporkan mengalami tabrakan adu kepala atau head to head dengan rangkaian KRL di Stasiun Bekasi Timur (BKST).
Hingga berita ini diturunkan, laporan sementara mencatat adanya sejumlah korban dalam insiden tersebut.
Baca juga: 2 Korban Tewas KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Dibawa ke RS
Berdasarkan data awal, terdapat empat orang korban dengan rincian satu orang petugas kebersihan (cleaning service) dan tiga orang penumpang dalam kondisi terjepit material kereta.
Selain itu, dilaporkan adanya dua kru dan empat orang lainnya dalam status meninggal dunia (MD), namun data ini masih terus diperbarui.
Informasi terbaru masih menunggu konfirmasi lanjutan dari Basarnas dan KAI.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




