JAKARTA, KOMPASTV - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia, Muhaimin Iskandar mengatakan pemerintah terus mengarahkan kebijakan anggaran agar lebih efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Hal itu disampaikan usai rapat tingkat menteri dalam evaluasi capaian pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 9 tahun 2025, Senin (27/4/2026).
Menteri Koordinator menilai, di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto, politik anggaran mengalami perubahan signifikan dengan fokus pada manfaat nyata bagi rakyat.
Muhaimin menjelaskan, anggaran negara kini tidak lagi sekadar dialokasikan untuk belanja, tetapi diarahkan agar langsung dirasakan oleh masyarakat sebagai penerima manfaat.
“Politik anggaran berubah, menjadikan anggaran lebih banyak langsung yang bisa dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, terdapat tiga indikator utama dalam pengelolaan anggaran saat ini.
Pertama, program harus memberi manfaat langsung kepada masyarakat, yang ditunjukkan dengan jutaan penerima manfaat dari berbagai program pemerintah.
Kedua, setiap rupiah yang dibelanjakan harus mampu mendorong peningkatan pendapatan masyarakat. Hal ini diukur melalui penciptaan lapangan kerja, bertambahnya tenaga kerja terserap, serta tumbuhnya pelaku usaha baru.
Ketiga, efisiensi anggaran dilakukan untuk memastikan belanja negara tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat.
“Dengan efisiensi, kita menemukan pola skala prioritas dan kebutuhan riil masyarakat, sehingga tidak ada lagi pemborosan,” jelasnya.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Galih
#pemerintah #kemiskinan #breakingnews
Baca Juga: Israel Rilis Video Penghancuran Infrastruktur Hizbullah, Pertempuran Masih Berlanjut | SAPA MALAM
Penulis : Yuilyana
Sumber : Kompas TV
- muhaimin
- politik anggaran
- prabowo





