Sadam Bikin Laporan Orang Hilang, Paman dan Kakek Diduga Korban Tabrakan 2 Kereta di Stasiun Bekasi Timur

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

BEKASI, DISWAY.ID -- Seorang pria bernama Sadam Saputra membuat laporan orang hilang pascainsiden tabrakan dua kereta KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Selasa dini hari, 28 April 2026.

Sadam mengaku ia membuat laporan lantaran sang paman bernama Radman dan kakeknya, Muhayar, tak kunjung pulang dan memberi kabar terbaru.

Karena khawatir, ia menduga dua anggota keluarganya itu termasuk di antara penumpang kereta commuter line (KRL) yang terlibat dalam insiden mengenaskan itu.

BACA JUGA:Unit Hidup, Ini Kondisi Taksi Listrik Hijau Usai Terseret KRL Hingga Terjadi Tabrakan 2 Kereta di Bekasi

Sehingga Sadam mengatakan dia telah membuat laporan orang hilang ke pusat pengaduan untuk memastikan nama dua kerabat keluarga terdaftar sebagai korban atau bukan.

Sadam menjelaskan, paman dan kakeknya terakhir kali berkomunikas dengan keluarganya melalui pesan WhatsApp (WA).

Hingga terjadi insiden kecelakaan maut dua kereta tersebut, Sadam menegaskan bahwa dia belum mendapat kabar apapun dari paman dan kakeknya.

Saat itu, lanjut Sadam, kedua korban tengah berjualan jersey Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta.

BACA JUGA:Taksi Green SM Buka Suara usai Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur

Melihat kabar adanya kecelakaan kereta dari televisi ataupun sosial media, Sadam pun segera melaporkan orang hilang di tempat stasiun Bekasi Timur.

Sadam menyebut paman dan kakeknya, sekitar pukul 14.00 WIB pergi ke Jakarta untuk berjualan jersey atau baju serta atribut klub Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno (GBK).

"Dia (kedua korban) dari Jakarta bang. Dia kan tadi izin pergi ke Jakarta tuh jam 2 siang. Nah itu dia mau jualan jersei Persija di Gelora Bung Karno," buka Sadam ketika diwawancarai tim Disway di lokasi kejadian Selasa dini hari, 28 April 2026.

Tak Ada Kabar Pascainsiden 2 Kereta

Lebih lanjut Sadam mengurai bahwa pada pukul 18.00 WIB Senin, 27 April 2026, baik paman dan kakeknya memberi pesan WA bahwa mereka tengah perjalanan pulang.

Namun tak lama berselang Sadam mendapat informasi terkiat terjadinya tabrakan dua kereta KA Argo Bromo dengan KRL.

Karena panik, ia pun bergegas untuk mencari info keberadaan kedua paman dan kakeknya itu.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menko Airlangga Pacu Aksi IPO 2026, Jadi Mesin Pembiayaan Nasional
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
Delapan Petugas Diperiksa Buntut WNA Tewas di Ruang Tahanan Imigrasi Depok
• 10 jam laluliputan6.com
thumb
Viral Pria Palak Kuli Bangunan Dalih Uang Koordinasi di Bogor, Polisi Cek TKP
• 18 jam laludetik.com
thumb
Psikolog: Pergeseran Pola Hidup Modern Turut Memicu Rasa Kesepian di Tengah Keramaian
• 17 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Top Skor Akhir Pemain Lokal Proliga 2026: Megawati Hangestri Beda Level, Andalan Samator Mendominasi
• 18 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.