HARIAN FAJAR, JAKARTA – Persaingan juara antara Persib Bandung dan Borneo FC di Super League musim ini bisa mengulang sejarah 12 tahun lalu. Ada potensi penggunaan aturan head-to-head untuk menentukan juara. Mengingat, keduanya sama-sama mengumpulkan 66 poin hingga pekan ke-29.
Aturan head-to-head telah diterapkan sejak 2014 dalam BRI Super League untuk menentukan peringkat jika ada dua tim atau lebih yang memiliki poin serupa. Penerapan aturan ini telah menghasilkan dua keputusan penting dalam sejarah sepak bola Indonesia.
Pada musim 2017, Bhayangkara FC keluar sebagai juara dengan mengungguli Bali United meski kedua tim sama-sama mengoleksi 68 poin. Bali United unggul dalam selisih gol +38 berbanding +21, namun kalah dalam dua pertemuan langsung melawan Bhayangkara FC dengan skor 1-3 dan 2-3.
Selanjutnya, pada musim 2021/2022, aturan head-to-head digunakan untuk menentukan tim yang harus turun kasta. Barito Putera dan Persipura sama-sama memiliki 36 poin, namun Barito Putera unggul dalam selisih gol (-8 dibanding -11) dan rekor pertemuan (1-0, 3-0).
Persib Bandung Unggul Head-to-Head atas Borneo FCMusim ini, Persib Bandung berhasil mengalahkan Borneo FC 3-1 pada pertemuan pertama dan bermain imbang 1-1 saat bertandang ke Samarinda. Catatan ini membuat Persib unggul dalam rekor head-to-head, meskipun Borneo FC memimpin dalam hal selisih gol dengan +33 berbanding +32.
“Kemenangan dan hasil imbang melawan Borneo FC sangat penting bagi kami untuk mempertahankan posisi puncak klasemen,” kata pelatih Persib Bandung saat ditemui di Bandung.
Jadwal Sisa Pertandingan dan Peluang JuaraKedua tim masih memiliki lima pertandingan tersisa yang berpotensi mengubah posisi mereka di klasemen. Persib Bandung akan menghadapi Bhayangkara FC (tandang), PSIM Yogyakarta (kandang), Persija Jakarta (tandang), PSM Makassar (tandang), dan Persijap Jepara (kandang).
Sementara itu, Borneo FC dijadwalkan melawan Persik Kediri (tandang), Persita Tangerang (kandang), Bali United (tandang), Persijap Jepara (tandang), dan Malut United (kandang).
Lebih lanjut, manajer Borneo FC menegaskan bahwa timnya akan berjuang keras untuk mengejar ketertinggalan dan memanfaatkan sisa pertandingan demi meraih gelar juara musim ini.





