Harga Emas Tertekan, Pasar Tunggu Putusan Bank Sentral Global

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Harga emas dunia turun pada Senin (27/4/2026) seiring belum adanya kemajuan diplomatik untuk mengakhiri konflik Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran.

Harga Emas Tertekan, Pasar Tunggu Putusan Bank Sentral Global. (Foto: Freepik)

IDXChannel - Harga emas dunia turun pada Senin (27/4/2026) seiring belum adanya kemajuan diplomatik untuk mengakhiri konflik Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran, yang membuat harga minyak tetap tinggi dan memicu kekhawatiran inflasi.

Pelaku pasar juga mencermati serangkaian pertemuan bank sentral pekan ini untuk mendapatkan gambaran dampak ekonomi dari konflik tersebut.

Baca Juga:
Peluang Cuan di Saham Sawit (CPO) di Tengah Momentum B50

Harga emas spot melemah 0,6 persen ke level USD4.682,13.

Kepala Strategi Komoditas Global TD Securities Bart Melek mengatakan, dikutip Reuters, pasar masih meragukan tercapainya kesepakatan kuat dalam waktu dekat yang dapat membuka kembali Selat Hormuz. Kondisi ini dinilai menjadi sentimen negatif bagi emas dan perak.

Baca Juga:
MEJA Siap Akuisisi 45 Persen Saham Perusahaan Tambang Trimata Coal Senilai USD100 Juta

Upaya menjembatani perbedaan antara Washington dan Teheran masih terus berlangsung, menurut sumber mediasi Pakistan.

Hal ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan kunjungan utusannya dan menyatakan Iran dapat menghubungi AS jika siap mencapai kesepakatan.

Baca Juga:
Wall Street Ditutup Beragam, S&P dan Nasdaq Menguat Jelang Laporan Big Tech

Harga minyak Brent sempat menyentuh level tertinggi dalam tiga pekan, seiring Selat Hormuz, jalur sekitar seperlima pengiriman minyak dan gas laut dunia, masih sebagian besar tertutup.

Melek menambahkan, inflasi yang berada di level dua kali target membuat bank sentral AS akan sulit memangkas suku bunga dalam beberapa bulan ke depan, yang menjadi sentimen negatif bagi emas.

Kenaikan harga energi turut memperkuat kekhawatiran inflasi.

Meski emas dikenal sebagai lindung nilai terhadap inflasi, suku bunga tinggi justru mengurangi daya tarik aset yang tidak memberikan imbal hasil tersebut.

Pejabat Federal Reserve AS akan berkumpul di Washington pekan ini dalam pertemuan yang diperkirakan menjadi yang terakhir bagi Jerome Powell sebagai ketua The Fed. Bank sentral akan merilis pernyataan kebijakan pada Rabu pukul 18.00 GMT atau Kamis dini hari pukul 01.00 WIB.

Investor juga mencermati rangkaian pertemuan bank sentral utama pekan ini untuk mencari petunjuk arah suku bunga serta dampak konflik terhadap ekonomi global.

Sementara itu, perak spot turun 0,5 persen menjadi USD75,26 per ons, platinum melemah 1,1 persen ke USD1.989,13, dan paladium turun 1,3 persen menjadi USD1.476,58. (Aldo Fernando)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Sudah Tangkap 4 Penganiaya Pelajar di Bantul hingga Tewas, 3 Masih Buron
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
KAI Sampaikan Duka Cita Atas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur
• 7 jam lalurepublika.co.id
thumb
Ambulans dan Mobil Jenazah Siaga, Evakuasi Korban Tabrakan KA di Bekasi Timur Masih Berlangsung
• 8 jam laluokezone.com
thumb
Benarkah Rapel Kenaikan Gaji Pensiunan PNS 2026 Terkendala Regulasi, Bagaimana dengan PP No 8 Tahun 2024? Simak Penjelasan Resmi PT Taspen
• 23 jam laluharianfajar
thumb
Purbaya Klarifikasi Isu SAL Rp120 Triliun, Tegaskan Dana Rp420 Triliun Masih Utuh
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.