Kecelakaan kereta api (KA) jarak jauh dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur menimbulkan korban jiwa. Sebanyak 7 orang dilaporkan meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.
Dirangkum detikcom, Selasa (28/4/2026), kecelakaan terjadi pukul 20.50 WIB pada Senin (27/4) malam. Kecelakaan kereta terjadi tepatnya di Stasiun Kereta Bekasi Timur. Berikut fakta-fakta terkininya:
Tabrakan Keras Sampai Tembus Gerbong KRLTabrakan dua kereta antara KA jarak jauh Argo Bromo Anggrek dan KRL terjadi sangat keras. Tabrakan keras ini sampai membuat KA jarak jauh menembus gerbong KRL.
Dari video yang diunggah akun YouTube @trainspotter_id, KA Argo Bromo semula berjalan tanpa hambatan. Namun tiba-tiba tabrakan keras terjadi.
Perekam kemudian keluar dari KA Argo Bromo. Kereta tersebut menabrak KRL yang berhenti di Stasiun Bekasi Timur.
Dalam tayangan live itu, terlihat KA Argo Bromo menembus gerbong belakang KRL. Gerbong KRL itu rusak parah.
Gerbong Wanita HancurGerbong belakang KRL itu merupakan gerbong wanita. Gerbong wanita itu sampai hancur.
Seorang warga bernama Andi menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan itu. Andi mengatakan KRL yang tertabrak itu merupakan gerbong wanita di posisi paling belakang.
"Yang ditabrak gerbong paling belakang, gerbong khusus wanita itu yang paling belakang," ujar Andi (42), di Stasiun Bekasi Timur, dikutip Antara, Senin (27/4).
Penumpang Pecahkan Kaca Selamatkan DiriKepanikan penumpang pun terjadi saat kecelakaan. Penumpang sampai harus memecahkan kaca saat terjebak di gerbong kereta.
Salah seorang penumpang bernama Rendi Pangestu mengatakan dirinya baru pulang bekerja menaiki KRL dari arah Manggarai, Jakarta Selatan (Jaksel). Saat tabrakan terjadi, penumpang kereta, termasuk Rendi, sampai terpental.
"Saya ngobrol sama kakek-kakek, baru dua kalimat saya lontarkan tiba-tiba guncangan terjadi ditabrak kereta. Saya rasa kenceng banget itu karena kayaknya yang berada di 4-5 gerbong itu sampai mental gimana orang yang paling belakang," kata Rendi saat dihubungi, Senin (27/4).
Taksi Tertemper KRL Sebelum Tabrakan KeretaAda insiden taksi tertemper di lintasan kereta yang terjadi sebelum kecelakaan ini. Dalam laporan akun TMC Polda Metro dilaporkan kecelakaan terjadi pukul 20.50 WIB, Senin (27/4). Taksi itu berhenti di tengah-tengah lintasan kereta. KRL pun berhenti di samping taksi tersebut.
Di Stasiun Bekasi Timur, ada KRL lain yang terhenti karena insiden taksi tertemper. Namun saat itu, KRL di Stasiun Bekasi Timur tertabrak KA Argo Bromo Anggrek. Gerbong wanita rusak parah akibat hantaman keras.
Green SM Buka Suara soal Taksi Tertemper KRLGreen SM Indonesia angkat bicara terkait hal tersebut. Green SM memastikan pihaknya kooperatif dalam mengusut penyebab insiden kecelakaan kereta api (KA) jarak jauh dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur diduga awalnya dimulai dengan tertempernya taksi.
"Green SM Indonesia menaruh perhatian penuh pada terjadinya insiden di area perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026, yang melibatkan satu kendaraan Green SM dan kereta yang melintas," ujarnya dalam postingan Instagram @id.greensm.
"Kami telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang serta mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung," katanya.
(whn/imk)





