China memblokir akuisisi startup kecerdasan buatan (AI) Manus asal Negeri Tirai Bambu itu oleh raksasa teknologi Meta dari Amerika Serikat (AS).
IDXChannel - China memblokir akuisisi startup kecerdasan buatan (AI) Manus asal Negeri Tirai Bambu itu oleh raksasa teknologi Meta dari Amerika Serikat (AS).
Dilansir dari AFP pada Selasa (28/4/2026), Beijing sebelumnya melarang dua pendiri Manus untuk meninggalkan China.
Meta, perusahaan induk Facebook, Instagram, dan WhatsApp yang dipimpin Mark Zuckerberg, mengumumkan akuisisi Manus pada Desember.
Startup yang menciptakan agen AI itu didirikan di China, namun kemudian memindahkan markasnya ke Singapura.
Namun, para analis telah memperingatkan bahwa kesepakatan tersebut dapat dianggap melanggar peraturan di tengah persaingan teknologi yang sengit antara Washington dan Beijing.
Financial Times melaporkan bulan lalu bahwa China telah membatasi dua pendiri Manus untuk meninggalkan negara tersebut, mengutip tiga orang yang mengetahui masalah tersebut.
CEO Xiao Hong dan Kepala Ilmuwan Ji Yichao, yang biasanya berbasis di Singapura, dilaporkan dipanggil ke pertemuan di Beijing pada Maret, dan diberitahu bahwa mereka tidak diizinkan untuk meninggalkan China karena peninjauan regulasi atas akuisisi Meta.
Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional menyatakan dalam sebuah pernyataan pada Senin bahwa pemerintah melarang investasi asing dalam akuisisi proyek Manus dan meminta pihak-pihak yang terlibat untuk membatalkan transaksi.
Agen AI Manus dapat menyaring dan meringkas resume atau membuat analisis saham, menurut situs webnya. (Wahyu Dwi Anggoro)




