JAKARTA, KOMPAS.TV - Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Dimas Bagus Arya mengungkapkan kondisi kesehatan Andrie Yunus (28) berangsur pulih usai menjadi korban penyiraman air keras.
Dimas mengatakan Andrie telah menjalani rangkaian operasi oleh tim dokter Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
"Andrie sudah menjalani rangkaian operasi yang dilakukan oleh tim dokter Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan Alhamdulillah Puji Tuhan, kondisinya sekarang sudah membaik," kata Dimas di Mbloc Space, Jakarta, Selasa (28/4/2026), seperti dikutip Antara.
Baca Juga: Mahfud MD Sebut Kemungkinan Peradilan Koneksitas di Kasus Andrie Yunus jika Ada Keterlibatan Sipil
Berdasarkan hasil diagnosis tim rumah sakit, kata Dimas, Andrie mengalami luka bakar hingga 20 persen pada tubuh bagian kanan. Selain itu, Andrie juga mengalami kerusakan kornea mata kanan hingga 40 persen.
"Seperti yang tadi saya sampaikan di awal, yang baik mungkin kondisinya Andrie berangsur pulih," ujarnya.
Dimas mewakili KontraS dan Andrie Yunus juga menyampaikan terima kasih atas dukungan banyak pihak yang telah mengawal kasus penyiraman air keras hingga kini.
Ia menegaskan, pihaknya tidak memiliki banyak uang dan senjata, tetapi punya solidaritas dan keteguhan untuk membantu satu sama lain.
"Karena teman-teman, kita enggak punya senjata, kita enggak punya uang banyak, kita cuma punya satu: solidaritas dan keteguhan kita sebagai warga negara yang membantu satu sama lain," ucap dia.
Sebelumnya diberitakan, Pengadilan Militer II-08 Jakarta menjadwalkan sidang perdana kasus dugaan penganiayaan terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, pada Rabu (29/4/2026).
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Antara
- kontras
- andrie yunus
- penyiraman air keras
- kekerasan terhadap aktivis
- kondisi andrie yunus





