Menko PM: Kemiskinan Ekstrem Turun 0,48 Persen

metrotvnews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) memimpin rapat tingkat menteri terkait evaluasi capaian pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di Plaza BP Jamsostek, Kuningan, Jakarta, Senin, 27 Maret 2026. Cak Imin mengungkapkan, angka kemiskinan ekstrem Indonesia turun 0,48 Persen.

“Bapak ibu sekalian, alhamdulillah kemiskinan ekstrem berhasil turun. Dari 1,26 persen pada Maret 2024 menjadi 0,78 persen pada September 2025. Sekitar 0,48 persen penduduk miskin ekstrem alhamdulillah telah naik kelas,” kata Cak Imin, di Jakarta, Selasa, 28 April 2026.

Baca Juga :

Presiden Prabowo akan Hadiri Peringatan May Day di Monas
Menko Muhaimin menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem melalui penguatan orkestrasi lintas kementerian lembaga dan pemerintah daerah. Langkah ini merupakan bagian dari pelaksanaan arahan Presiden Prabowo Subianto sekaligus implementasi Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem. Instruksi Presiden tersebut mengamanatkan Kemenko Pemberdayaan Masyarakat sebagai koordinator memimpin upaya pencapaian target tersebut.

Sebanyak 47 kementerian dan lembaga, serta seluruh pemerintah daerah masuk dalam penugasan Inpres dimaksud. Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo menetapkan target untuk mencapai 0 persen kemiskinan ekstrem pada tahun 2026 dan 5 persen tingkat kemiskinan nasional pada tahun 2029.

Menko PM mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu segera diatasi. Lebih dari 774 ribu keluarga pada kelompok desil 1 masih belum tersentuh program, terutama di wilayah seperti Kulonprogo, Garut, Bogor, Cirebon, dan Cianjur. 

Rapat tingkat menteri terkait evaluasi capaian pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di Plaza BP Jamsostek, Kuningan, Jakarta, Senin, 27 Maret 2026. Foto: Metro TV/Aris Setya.

Selain itu, masih terdapat 8,1 persen keluarga yang belum menerima bantuan, serta 60,2 persen keluarga desil 1 yang baru menerima satu hingga dua program.

Menko Muhaimin menyebut dalam mencapai target penghapusan kemiskinan ekstrem 0 persen pada tahun 2026 memiliki sisa waktu yang sangat sempit. Oleh karena itu, Kemenko PM akan mengorkestrasikan berbagai program lintas Kementerian di daerah-daerah, khususnya kantong kemiskinan.

“Daerah-daerah prioritas yang disasar adalah 16.550 desa/kelurahan sesuai dengan Kepmenko Pemberdayaan Masyarakat No.6 Tahun 2026,” kata Menko Muhaimin.

Untuk itu, Cak Imin menegaskan pentingnya perubahan paradigma kerja seluruh kementerian lembaga dari sekadar berorientasi pada serapan anggaran.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Evakuasi Penumpang, Basarnas Potong Gerbong KRL yang Ditabrak KA Argo Bromo di Bekasi
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Anggaran Rp214 Miliar, Pembangunan Sekolah Rakyat di Kulon Progo Ditargetkan Rampung Juni 2026
• 19 jam laluidxchannel.com
thumb
MU Vs Brentford: Setan Merah Susah Payah Jinakkan Si Lebah
• 6 jam lalumedcom.id
thumb
Mengapa Game Love and Deepspace Jadi Tempat Pulang Mahasiswa Keperawatan?
• 19 menit lalukumparan.com
thumb
Toyota Cetak Rekor Penjualan 10,48 Juta Mobil pada Tahun Fiskal 2025
• 18 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.