Anggaran Rp214 Miliar, Pembangunan Sekolah Rakyat di Kulon Progo Ditargetkan Rampung Juni 2026

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), rampung Juni 2026.

Anggaran Rp214 Miliar, Pembangunan Sekolah Rakyat di Kulon Progo Ditargetkan Rampung Juni 2026. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), rampung Juni 2026.

Sekolah Rakyat yang berlokasi di Kelurahan Bulurejo, Kapanewon Lendah ini dibangun di atas lahan seluas 7,1 hektare dan dirancang mampu menampung hingga 1.080 peserta didik. Adapun anggaran yang digelontorkan bersumber dari APBN sebesar Rp214 miliar. 

Baca Juga:
DPR Minta Rekrutmen Siswa Sekolah Rakyat Berbasis Perlindungan Anak

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari investasi jangka panjang pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia.

"Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Kementerian PU ingin memastikan fasilitas pendidikan ini dibangun secara cepat dan berkualitas, tanpa mengabaikan mutu konstruksi," kata Menteri Dody dalam keterangan resmi, Senin (27/4/2026). 

Baca Juga:
Sekolah Rakyat Jembatan Emas Keluar dari Lingkaran Kemiskinan

Pembangunan Sekolah Rakyat Kulon Progo dilaksanakan oleh Kementerian PU melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis DIY dengan kontraktor pelaksana PT Abadi Karya Pradanaraya (KSO) dan supervisi PT Ciriajasa Engineering Consultant. 

Baca Juga:
Dulunya Terpaksa Kerja di Bengkel, Remaja Ini Kini Sekolah Gratis di Sekolah Rakyat

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis DIY Raden Haryo Satriyawan menjelaskan jumlah tenaga kerja telah meningkat dari sekitar 650 orang menjadi 840 orang dan masih akan ditambah hingga mendekati 925 pekerja.

"Langkah percepatan kami lakukan melalui penambahan tenaga kerja dan pengaturan pekerjaan di beberapa zona konstruksi agar proses pembangunan dapat berjalan lebih paralel," ujar Haryo. 

Sekolah Rakyat Kulon Progo dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu yang dilengkapi ruang kelas berbasis teknologi, laboratorium keterampilan, perpustakaan, pusat pembelajaran digital, serta asrama siswa dan guru. Fasilitas penunjang lainnya meliputi klinik, kantin sehat, lapangan olahraga, ruang ekstrakurikuler, dan ruang terbuka hijau. 

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Laga Pekan Pemungkas Liga 2 Digelar Dua Hari, PSS dan Persipura Berebut Puncak Klasemen
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Reshuffle Kabinet Sore Ini, Sejumlah Tokoh Datangi Istana, Begini Pengakuan Dudung
• 3 jam lalujpnn.com
thumb
Airlangga Sebut Risiko Resesi Indonesia Lebih Rendah Ketimbang AS
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Dorong Pengelolaan Lingkungan, Ini Sederet Inovasi KPI RU III Plaju
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Layar Terkembang Galangan Kapal Nusantara
• 10 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.