JAKARTA, KOMPAS.TV - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mendirikan posko darurat di Stasiun Bekasi Timur untuk membantu koordinasi evakuasi dan penanganan korban kecelakaan yang melibatkan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuterline pada Senin (27/4/2026) malam.
PT KAI juga membuka layanan call center 121 untuk membantu memberikan informasi bagi keluarga korban
"Kami mengadakan posko tanggap darurat di stasiun ini, dan melalui call center 121," kata Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin dalam konferensi pers, Selasa (28/4/2026) pagi.
Ia pun mengimbau bagi keluarga korban yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat mendatangi posko darurat ataupun menghubungi call center yang telah disediakan pihaknya.
"Ada apa-apa silakan keluarga dari korban, silakan bisa menghubungi call center 121 atau mengunjungi posko tanggap darurat kami di stasiun ini," tuturnya.
Baca Juga: KAI Batalkan 13 Perjalanan KA Imbas Insiden Bekasi Timur, Ini Daftar dan Cara Refund
Tabrakan antara kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuterline di Stasiun Bekasi Timur terjadi pada Senin (27/4/2026) malam.
Peristiwa tersebut mengakibatkan sedikitnya tujuh orang meninggal dunia dan 81 orang mengalami luka-luka.
Hingga Selasa pukul 06.30 WIB, terdapat tiga orang yang masih dalam proses evakuasi oleh tim gabungan.
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- pt kai
- call center 121
- kecelakaan kereta
- korban kecelakaan kereta
- kecelakaan kereta di bekasi
- posko kecelakaan kereta





