Prabowo memastikan para korban kecelakaan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan Kereta Rel Listrik (KRL) mendapatkan perawatan.
IDXChannel - Presiden RI, Prabowo Subianto memastikan para korban kecelakaan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan Kereta Rel Listrik (KRL) mendapatkan perawatan.
Hal itu disampaikan Presiden Prabowo usai menjenguk korban di RSUD Kota Bekasi pada Selasa (28/4/2026) pagi ini.
“Sebagian sudah ada yang pulang, kalau enggak salah masih sekitar total 60 (orang) ya, 54 (orang), dan hampir semuanya sudah ditangani dengan baik," kata Prabowo.
Menurutnya, sebagian korban bahkan sudah kembali ke rumahnya masing-masing. Prabowo pun memastikan adanya pemberian kompensasi bagi para korban. “Pokoknya semuanya diurus. Ya nanti ada semuanya ada kompensasinya,” ujar dia.
Presiden juga menyampaikan belasungkawanya atas adanya korban jiwa dari insiden tabrakan kereta api tersebut. Ia telah memerintahkan untuk melakukan investigasi.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menuturkan berdasarkan data terbaru hingga pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia. Korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, 84 korban luka telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan.
"Penanganan korban dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat," katanya.
KAI juga menyampaikan bahwa barang-barang milik pelanggan yang ditemukan di lokasi kejadian telah diamankan dan saat ini berada di layanan lost and found. Pendataan dan pengelolaan barang tersebut dilakukan secara terkoordinasi bersama pihak kepolisian untuk mendukung proses identifikasi dan kebutuhan penanganan lebih lanjut.
KAI menyiapkan Posko Tanggap Darurat dan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur untuk membantu keluarga memperoleh informasi terkait korban dan penumpang. Keluarga dapat menghubungi Contact Center KAI 121.
Untuk sementara waktu, Stasiun Bekasi Timur belum melayani naik dan turun penumpang. Perjalanan KRL dilayani hingga Stasiun Bekasi, sementara jalur hilir telah dibuka untuk operasional kereta api dengan pengaturan terbatas.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba kembali menyampaikan duka cita dan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan dan keluarga korban.
“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada korban meninggal dunia dan keluarga yang ditinggalkan, serta kepada seluruh pelanggan yang terdampak. Fokus kami saat ini adalah memastikan setiap korban mendapatkan penanganan terbaik, keluarga memperoleh informasi yang dibutuhkan, dan seluruh proses berjalan dengan kehati-hatian serta koordinasi yang kuat,” ujar Anne.
(kunthi fahmar sandy)





