Google Diminta Buka Android untuk Layanan AI Kompetitor

idxchannel.com
9 jam lalu
Cover Berita

Uni Eropa meminta Google untuk membuka sistem operasi Android bagi layanan kecerdasan buatan (AI) dari pesaing.

Google Diminta Buka Android untuk Layanan AI Kompetitor. (Foto: Inews Media Group)

IDXChannel - Uni Eropa meminta Google untuk membuka sistem operasi Android bagi layanan kecerdasan buatan (AI) dari pesaing.

"Langkah-langkah yang diusulkan bertujuan untuk memastikan bahwa layanan AI pesaing dapat berinteraksi secara efektif dengan aplikasi pada perangkat Android pengguna dan menjalankan tugas sesuai kebutuhan, seperti mengirim email menggunakan aplikasi email pilihan pengguna, memesan makanan, atau berbagi foto dengan teman," kata Komisi Eropa, dilansir dari AFP pada Selasa (28/4/2026).

Baca Juga:
WhatsApp Hadirkan 6 Fitur Baru untuk iOS dan Android, Ada Live Photo

"Ini akan memberikan pengguna Android di seluruh Uni Eropa pilihan layanan AI yang lebih luas," katanya.

Meski demikian, raksasa teknologi asal Amerika Serikat (AS) tersebut menolak seruan Uni Eropa. Google menuduh Brussel melakukan intervensi yang berlebihan.

Baca Juga:
Google Resmi Luncurkan Android 16, Ini Kelebihannya

"Ini berisiko meningkatkan biaya sekaligus merusak perlindungan privasi dan keamanan yang penting bagi pengguna Eropa," kata Google.

Berdasarkan Undang-Undang Pasar Digital (DMA) Uni Eropa, perusahaan teknologi besar harus membuka diri terhadap persaingan untuk memberikan lebih banyak pilihan kepada konsumen.

Baca Juga:
2 Cara Menghilangkan Iklan di HP Android dengan Mudah, Bisa Tanpa Aplikasi Tambahan

Pemerintahan Presiden Donald Trump telah mengecam kebijakan DMA Uni Eropa. Dia menuduh Brussel secara tidak adil menargetkan perusahaan-perusahaan AS.

Google sudah menjadi subjek beberapa penyelidikan DMA formal. Setiap pelanggaran DMA dapat berujung pada denda hingga 10 persen dari total omset global perusahaan.

Seruan Uni Eropa ini bukan bagian dari investigasi DMA formal, sehingga Google tidak akan dikenai denda jika menolaknya. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Shalom Razade Ungkap Pengalaman Syuting Film The Bell: Panggilan untuk Mati, Akui Tak Merasa Takut Saat Syuting
• 22 jam lalugrid.id
thumb
Gergaji Mesin Dikerahkan Petugas Gabungan, Demi Evakuasi Korban Terjepit
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Legislator Rugi Besar, Ongkos Politik Tak Kunjung Balik
• 3 jam laluharianfajar
thumb
KRL di Bekasi Dipotong Evakuasi Penumpang Terjepit, Fokus Gerbong Wanita
• 18 jam laludetik.com
thumb
Pernyataan Taksi Green SM soal Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
• 10 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.