KAI Dirikan Pos Darurat Dua Pekan untuk Penanganan Korban

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Nisa Alfiani

TVRINews, Bekasi 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengambil langkah cepat pascakecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, dengan mendirikan pos tanggap darurat untuk membantu penanganan korban dan keluarga.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyampaikan bahwa pos tanggap darurat tersebut akan diperpanjang operasionalnya selama dua pekan ke depan dan ditempatkan di dua titik utama.

“Kami memperpanjang pos tanggap darurat selama 14 hari ke depan, yang berlokasi di Stasiun Gambir dan Stasiun Bekasi Timur,” ujar Bobby dalam konferensi pers di lokasi kejadian, Selasa, 28 April 2026.

Sementara itu, proses evakuasi korban telah dinyatakan selesai oleh Basarnas. Kepala Basarnas, M Syafii, mengungkapkan bahwa seluruh korban yang berhasil dievakuasi merupakan penumpang perempuan.

“Seratus persen korban yang kami evakuasi adalah perempuan,” kata Syafii.

Ia menjelaskan, proses evakuasi rampung pada pukul 08.00 WIB, dan seluruh personel tim SAR yang terlibat telah kembali ke satuannya masing-masing.

Meski demikian, Basarnas menegaskan akan tetap menjalankan prosedur lanjutan apabila ditemukan bagian tubuh korban yang masih tertinggal di lokasi kejadian.

“Apabila ke depan masih ditemukan bagian tubuh korban, tentu akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur yang berlaku,” tegasnya.

Berdasarkan data terbaru, jumlah korban meninggal dunia dalam insiden tersebut tercatat sebanyak 14 orang, sementara 84 lainnya mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan.

Kecelakaan terjadi pada Senin malam (27/4), ketika KRL yang berada di jalur berhenti akibat gangguan di perlintasan sebidang. Pada saat bersamaan, KA Argo Bromo Anggrek melaju dan menabrak rangkaian KRL tersebut.

Benturan keras menyebabkan gerbong khusus perempuan yang berada di bagian belakang mengalami kerusakan parah setelah tertembus lokomotif kereta jarak jauh tersebut.

Hingga kini, penyelidikan terkait penyebab pasti kecelakaan masih terus dilakukan oleh pihak berwenang guna memastikan aspek keselamatan transportasi ke depan.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pengakuan Tak Terduga Korban Selamat dari Peristiwa Kereta KA Argo Bromo Anggrek Tubruk KRL: Ada Orang Terjepit
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Dukung Pembangunan Nasional, Kapolda Sumsel Jamin Keamanan Infrastruktur PLN
• 22 jam laludetik.com
thumb
KAI: Perjalanan KRL Hari Ini Hanya Sampai Stasiun Bekasi
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Kronologi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Diawali Mobil Listrik Tertabrak KRL
• 1 jam lalumedcom.id
thumb
Persija Mengamuk di GBK! Persis Solo Dihajar 4 Gol Tanpa Balas
• 19 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.