jpnn.com - BEKASI TIMUR - Evakuasi korban kecelakaan maut yang melibatkan KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur masih berlangsung hingga Selasa (28/4) siang.
Sejauh ini, sebanyak delapan kantong jenazah telah tiba di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
BACA JUGA: KA Parahyangan Terdampak Kecelakaan Kereta di Bekasi, Sejumlah Perjalanan Dibatalkan
Ambulans yang membawa para korban tiba satu per satu dan langsung diarahkan ke ruang Instalasi Kedokteran Forensik.
Karodokpol Pusdokkes Polri Brigjen dr. Nyoman Eddy mengungkapkan bahwa seluruh jenazah yang baru tiba tersebut berjenis kelamin sama, yakni perempuan.
BACA JUGA: Cari Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, KNKT Terjunkan 3 Investigator
"Sampai saat ini ada delapan kantong jenazah yang masuk sejak tadi pagi. Untuk sementara, keseluruhan kantong jenazah yang masuk di RS Polri Kramat Jati berjenis kelamin perempuan," kata Brigjen Nyoman Eddy di RS Polri, Selasa (28/4).
Nyoman menambahkan, identitas kedelapan korban tersebut saat ini masih belum diketahui.
BACA JUGA: Detik-Detik Evakuasi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Ada Endang Kuswati
Tim forensik masih harus melakukan pemeriksaan mendalam untuk memastikan identitas masing-masing korban.
"Identitas belum diketahui, kami sedang melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk identifikasi," katanya.
Mengenai korban luka-luka, Nyoman menjelaskan bahwa sejauh ini tidak ada yang dibawa ke RS Polri. Seluruh korban luka dalam insiden tragis tersebut telah dilarikan ke sejumlah rumah sakit di Bekasi.
Pihak RS Polri juga bergerak cepat dengan menyiapkan posko bagi keluarga yang merasa kehilangan anggota kerabatnya.
"Kami sudah siapkan posko untuk keluarga, yakni posko antemortem. Kami juga melakukan kegiatan postmortem di sini untuk rekonsiliasi. Sampai saat ini belum ada jenazah yang diambil pihak keluarga," kata Nyoman.
Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan di lokasi kejadian (TKP) masih terus melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada lagi korban yang tertinggal di area kecelakaan.(mcr8/jpnn)
Redaktur : Mufthia Ridwan
Reporter : Kenny Kurnia Putra




