REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pihak Kepolisian mengungkap jumlah korban meninggal akibat kecelakaan kereta di Bekasi bertambah jadi 15 orang. Ini merupakan kabar terbaru yang diperbaharui kepolisian sekitar pukul 14.00 WIB.
"Iya. 15 meninggal dunia," kata Kabid Dokkes Polda Metro Jaya Kombes Pol Martinus Ginting kepada wartawan, Selasa (28/4/2026).
Baca Juga
Jejak Nurlela, Guru Berdedikasi yang Meninggal dalam Tabrakan Komuter di Bekasi
Wagub Rano Sebut 4 dari 14 Korban Jiwa Kecelakaan Kereta Warga Jakarta
Daya Tahan Eropa di Ujung Tanduk? Presiden Estonia Tetiba Ajak Damai dengan Rusia demi Minyak Moskow
Untuk data korban luka, pihak kepolisian masih menghimpunnya sampai sore ini. "Kalau itu datanya ada, saya takut salah, nanti saja," ujar Martinus.
Dari ke-15 korban meninggal, sebanyak 10 jenazah diantaranya sudah ada di RS Polri Kramat Jati guna proses identifikasi.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Adapun proses identifikasi masih berlangsung sampai saat ini. Pihak kepolisian hanya memastikan korban meninggal berjenis kelamin perempuan.
"Akan kita umumkan lagi, nanti diumumkan supaya cepat. Perempuan semua,” ujar Prima.
Guna mempercepat identifikasi, Polda Metro Jaya merangkul tim dari Polres Bekasi. “Ada, dari Polres ada. Polres Bekasi, Polda Metro, Pusiden juga ada. Kita kerja sama,” ucap Prima.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)