FAJAR, MAKASSAR — UPT SPF SD Negeri Baraya II Makassar Kecamatan Bontoala kini resmi memiliki Perpustakaan Ramah Anak “La Galigo”.
Peresmian berlangsung Selasa (28/4/2026) dan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Kepala Bidang SD, para guru, serta pengurus komite dan orang tua siswa. Kehadiran fasilitas ini langsung disambut antusias oleh para siswa yang tampak semakin bersemangat untuk belajar.
Kepala SD Negeri Baraya II, Umar, S.Pd., mengatakan perpustakaan tersebut lahir dari kolaborasi antara pihak sekolah, guru, dan komite orang tua siswa.
Ia menegaskan, seluruh proses mulai dari perencanaan hingga pengadaan dilakukan secara gotong royong.
“Perpustakaan anak ini hadir atas kolaborasi pihak sekolah, guru, dan komite orang tua siswa. Mulai dari desain ruang, pengecatan, penataan rak, sampai pengadaan buku awal, semua dilakukan bersama,” ujar Umar dalam sambutannya.
Perpustakaan “La Galigo” dirancang dengan konsep ramah anak, menghadirkan suasana nyaman melalui area lesehan, karpet warna-warni, rak buku rendah yang mudah dijangkau, hingga pojok baca dan area mendongeng.
Dinding ruangan juga dihiasi mural tokoh dari epos La Galigo sebagai upaya mengenalkan kearifan lokal Sulawesi Selatan sejak dini.
Koleksi awal perpustakaan meliputi buku cerita anak, buku pelajaran, komik edukatif, serta buku numerasi berbasis soal cerita.
Umar menyebutkan, keberadaan perpustakaan ini menjadi strategi sekolah dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa, sekaligus mendukung peningkatan rapor pendidikan.
“Perpustakaan ini untuk meningkatkan literasi dan numerasi siswa-siswi, sebagai bagian dari upaya menuju sekolah yang lebih berkualitas,” tegasnya.
Ia menambahkan, literasi dan numerasi merupakan fondasi penting dalam Asesmen Nasional.
Dengan fasilitas yang memadai, guru diharapkan lebih mudah mengintegrasikan kegiatan membaca, seperti 15 menit membaca sebelum pelajaran, pojok literasi kelas, hingga pengembangan klub numerasi.
Dalam kesempatan yang sama, Umar juga menekankan pentingnya pembentukan karakter siswa.
Menurutnya, keberadaan perpustakaan tidak hanya untuk meningkatkan kecerdasan akademik, tetapi juga membangun akhlak.
“Saya berharap lulusan SD Negeri Baraya II tidak hanya pintar, tetapi juga berkarakter dan beradab. Perpustakaan ini juga akan diisi kegiatan pembentukan karakter melalui cerita keteladanan dari La Galigo,” ucapnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar yang hadir meresmikan kegiatan tersebut memberikan apresiasi atas inisiatif sekolah.
Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar didampingi Kepala Sekolah. Usai peresmian, rombongan meninjau langsung fasilitas perpustakaan dan berdialog dengan siswa.
Ke depan, SD Negeri Baraya II akan menjadwalkan kunjungan kelas ke perpustakaan setiap hari, mengaktifkan duta baca cilik, serta menggelar program “Sabtu Mendongeng” bersama orang tua. Seluruh kegiatan akan dipantau melalui jurnal baca siswa dan laporan berkala ke Dinas Pendidikan.
“Perpustakaan La Galigo ini adalah ikhtiar kecil kami. Semoga menjadi lentera yang menuntun anak-anak menjadi generasi literat, berkarakter, dan berakhlak mulia,” tutup Umar.





