jpnn.com, JAKARTA - Kepala BP BUMN Dony Oskaria bicara perihal sumber dana Rp 4 triliun untuk perbaikan 1.800 perlintasan kereta api.
Perbaikan perlintasan kereta yang rencananya terfokus di Pulau Jawa tersebut akan digencarkan untuk menjamin keselamatan transportasi publik.
BACA JUGA: Belajar dari Kecelakaan Kereta Api di Bekasi, Menhub Dudy: Proyek DDT Makin Urgen!
Dony menegaskan dana perbaikan infrastruktur tersebut akan didanai pemerintah.
"Itu dari pemerintah, dari kami juga ada budget juga, tetapi dari pemerintah, memang ini kan Kemenhub yang memang prasarana itu menjadi dari pemerintah juga," ujar Dony di Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa (28/4).
BACA JUGA: Daftar Nama Kereta Api Jarak Jauh Batal Berangkat Imbas Kecelakaan di Bekasi
Dony mengungkapkan rencana perbaikan infrastruktur kereta api sudah masuk dalam program kerja BP BUMN pada tahun in.
Sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto, ribuan lintasan kereta api harus wajib diperbaiki segera, menyusul kecelakaan kereta api di, kemarin.
BACA JUGA: Perjalanan Kereta Api dari Jakarta ke Surabaya Terdampak Kecelakaan KA di Bekasi
"Ini sebetulnya sudah masuk dalam program kerja kita tahun ini, sebagaimana diarahkan Bapak Presiden, kepada kurang lebih 1.800 lintasan kereta selama itu wajib diperbaiki, harus ada pintunya," tuturnya.
Dony menyatakan manajemen KAI akan melakukan evaluasi untuk menangani kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur tersebut.
Dia menyatakan tengah menunggu hasil investigasi penyebab kecelakaan dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
"Semua akan kami evaluasi, semuanya, penyebabnya, tentu ada pihak yang berwenang untuk melakukan evaluasi penyebab," kata Dony.
"Kami evaluasi juga bagaimana penyebab, efek, apakah ada unsur dan lain lain kita tunggu hasil dari pada KNKT itu akan kita jadikan sebagai bahan untuk evaluasi daripada menajemen kita," imbuhnya. (mcr31/jpnn)
Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Romaida Uswatun Hasanah




