Tragis! 2 Pemancing Terseret Arus di Perairan Suramadu, 1 Tewas Mengambang

rctiplus.com
7 jam lalu
Cover Berita
Tragis! 2 Pemancing Terseret Arus di Perairan Suramadu, 1 Tewas MengambangNasional | inews | Selasa, 28 April 2026 - 18:34

BANGKALAN, iNews.id - Dua pemancing terseret arus pasang air laut di kawasan perairan di bawah Jembatan Suramadu, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Satu di antaranya ditemukan tewas mengambang, sementara seorang korban selamat meski mengalami luka-luka.

Korban meninggal diketahui bernama Mustofa, warga Desa Pangpong, Kecamatan Labang. Jasadnya ditemukan mengambang di perairan sekitar Suramadu setelah sebelumnya dilaporkan hilang.

Peristiwa ini sempat menggegerkan warga dan pengendara yang melintas. Bahkan, beberapa orang sempat mengira korban meninggal akibat bunuh diri.

Kalaksa BPBD Bangkalan Zainul Qomar menjelaskan, kedua korban terseret arus cukup jauh dari titik awal kejadian.

"Untuk yang kemarin, alhamdulillah korban Mas Fawaid itu selamat, walaupun sudah banyak luka memar karena terseret sejauh 1 sampai 1,5 km ke arah barat. Kalau yang Mas Mustofa tadi sudah menjadi jenazah, sejauh 900 meter dari tempat kejadian atau di sekitar Suramadu. Alhamdulillah yang satu selamat, yang tadi meninggal dunia," katanya, Selasa (28/4/2026).

Baca Juga:Tragis! Pemotor di Kendal Tewas Tertabrak Kereta Api Harina di Pelintasan Sebidang

Menurutnya, korban Fawaid berhasil ditemukan lebih dahulu dalam kondisi selamat, meski mengalami luka memar akibat terseret arus laut.

Insiden bermula saat Mustofa dan Fawaid memancing di bebatuan karang di tepi pantai kawasan Suramadu. Tanpa disadari, air laut mulai pasang. Fawaid lebih dulu terjatuh dan terseret arus. Melihat hal itu, Mustofa berusaha menolong dengan terjun ke laut, namun justru ikut terseret dan hilang.

Tim SAR gabungan dari Satpolairud Polres Bangkalan dan BPBD segera melakukan pencarian. Fawaid ditemukan selamat, sementara Mustofa ditemukan beberapa jam kemudian dalam kondisi meninggal dunia.

Jasad korban kemudian dievakuasi ke daratan. Kedatangan jenazah disambut tangis histeris keluarga yang telah menunggu sejak kabar hilangnya korban.

"Permintaan dari keluarga tidak mau diautopsi sehingga jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Desa Pangpong," ujarnya.

Pihak BPBD dan kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para pemancing, untuk lebih waspada terhadap kondisi arus laut dan cuaca. Arus pasang yang datang tiba-tiba dapat membahayakan keselamatan, terutama bagi mereka yang beraktivitas di area karang atau tepi pantai.

#jatim

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK: Proses Hukum Kasus Korupsi Anoda Logam Berlanjut, Meski Tersangka Meninggal Dunia
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
Berita Populer: Leapmotor Resmi Masuk ke Indonesia; Beda Pameran Otomotif China
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Ngeri! 7 Tragedi Kereta Terbesar di Indonesia Sepanjang Sejarah
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Selasa Malam, Penumpang KA Jarak Jauh Masih Menumpuk di Stasiun Pasar Senen
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Satpam di Singkawang DItangkap, Diduga Cabuli Siswi SD
• 6 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.