Babak Baru Emiten GOTO, Balik Rugi jadi Laba Bersih Rp 257 Miliar Kuartal I 2026

katadata.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) membukukan laba bersih tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 257,94 miliar sepanjang kuartal pertama 2026. Torehan Januari–Maret 2026 ini menjadi laba pertama kali sepanjang sejarah bagi GOTO sejak berdirinya perusahaan. 

Capaian laba GOTO itu berbalik rugi dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 283,32 miliar pada kuartal pertama 2025. Berdasarkan kinerja keuangannya, pendapatan GOTO tercatat Rp 5,34 triliun hingga kuartal pertama 2026. Angka itu melonjak 26,25% yoy dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 4,23 triliun. Lalu EBITDA yang disesuaikan naik 131% yoy menjadi Rp 907 miliar. 

Direktur Utama GOTO, Hans Patuwo, mengatakan torehan laba bersih untuk pertama kalinya dalam sejarah GoTo ini menjadi momen penting bagi perusahaan. Hans menyebut perjalanan perusahaan berlanjut seiring dengan upaya dalam mengakselerasi pertumbuhan melalui pengembangan produk yang sesuai kebutuhan pelanggan.

“Dengan melalui investasi secara berkelanjutan pada kemampuan bisnis yang akan membantu kami mewujudkan hal ini,” kata Hans dalam keterangannya, Selasa (28/4). 

GOTO meningkatkan skala seiring dengan pertumbuhan pengguna bertransaksi tahunan Grup (ATU) sebesar 22% menjadi 69 juta. Seiring dengan itu, pertumbuhan GTV inti Grup sebesar 65% menjadi Rp 138 triliun, dan total GTV naik menjadi Rp236 triliun atau meningkat 63%. GOTO juga mencatatkan arus kas bebas yang disesuaikan positif sebesar Rp1,3 triliun.

Dari unit bisnis Financial Technology (Fintech), EBITDA yang disesuaikan mencapai Rp 364 miliar pada kuartal pertama tahun ini atau melonjak 674% dari tahun sebelumnya. Pendapatan bersih tumbuh 58% menjadi Rp 1,9 triliun, didukung oleh kenaikan nilai buku pinjaman dan pertumbuhan yang stabil transaksi pembayaran.

Pengguna Bertransaksi Bulanan (MTU) Fintech meningkat sebesar 33% menjadi 27,5 juta, mendorong lebih dari dua miliar transaksi pada kuartal pertama 2026, naik 84%. GTV inti Fintech tumbuh 72% menjadi Rp131 triliun. Bisnis Pembayaran terus mendorong pertumbuhan nilai buku pinjaman, mencapai Rp 9,9 triliun atau naik59%. 

Kemudian unit bisnis On-demand Services (ODS), EBITDA yang disesuaikan mencapai Rp 439 miliar atau meningkat 40% dari tahun sebelumnya dan menandai perbaikan selama 7 kuartal beruntun. GTV ODS tercatat mencapai lebih dari Rp16 triliun pada kuartal pertama. 

Mengacu pada laporan keuangan konsolidasian yang tidak diaudit, GOTO mencatatkan saldo kas yang terdiri dari kas dan setara kas serta deposito jangka pendek sebesar Rp23 triliun. Total aset mencapai Rp 46,8 triliun dan ekuitas sebesar Rp 28,8 triliun.

Direktur Keuangan GOTO, Simon Ho, mengatakan torehan ini mencerminkan operating leverage perusahaan. Apalagi pertumbuhan pendapatan melebihi pertumbuhan biaya secara signifikan, baik di bisnis Fintech maupun On-demand Services.

Ia juga menyebut biaya layanan juga menurun seiring dengan strategi teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kami yang mulai membuahkan hasil. 

“Memasuki sisa tahun ini dengan arus kas bebas yang disesuaikan positif dan neraca keuangan yang kuat, EBITDA yang disesuaikan untuk setahun penuh Rp 3,2–3,4 triliun,” kata Simon dalam keterangannya, Selasa (28/4). 

Adapun GOTO tetap mempertahankan pedoman EBITDA Grup yang disesuaikan untuk 2026 di angka Rp 3,2–Rp 3,4 triliun, meskipun mencatatkan kinerja yang kuat pada kuartal pertama tahun 2026. Hal tersebut mempertimbangkan ketidakpastian makroekonomi global yang terjadi saat ini. 

 Tak hanya itu proyeksi ini mencerminkan estimasi awal GOTO yang seluruhnya masih bergantung pada berbagai risiko. Termasuk meningkatnya persaingan pasar, inflasi biaya, dan ketidakpastian makroekonomi serta variabel lainnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Update! Proses Evakuasi Bangkai Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Korban Meninggal Jadi 15 Orang
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
RS Polri Ungkap Kondisi Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Alami Multiple Trauma
• 4 jam laludetik.com
thumb
Alami Penurunan Berat Badan Ekstrem, Penampilan Terbaru Aktris Tiongkok Song Zu Er Picu Kehebohan
• 14 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Kejati Sumsel Tetapkan 3 Tersangka Dugaan Korupsi Pemberian KUR di Kabupaten OKUT
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Jaga Keseimbangan Lingkungan, PalmCo Tanam 50.000 Pohon di 7 Region
• 5 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.