Pengusaha RI Emoh Jual Emas ke Luar Negeri, 3 Bulan Cuma 44,5 Kilo

cnbcindonesia.com
5 jam lalu
Cover Berita
Foto: Barang bukti ditampilkan saat konferensi pers penindakan ekspor 190 kilogram emas dan perhiasan, Selasa (28/4/2026). (CNBC Indonesia/Zahwa Madjid)

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Jenderal Bea Cukai Djaka Budhi Utama mengakui penerimaan negara dari komoditas ekspor emas masih sangat minim. Hal ini disebabkan oleh diterapkannya kebijakan bea keluar emas yang mulai berlaku sejak Desember 2025 lalu.

Dengan demikian, banyak eksportir emas yang menahan diri untuk memasok emas ke pasar dunia.

"Sementara sampai dengan saat ini mungkin nilai yang bisa kita ambil dari penerimaan bea keluar emas masih sangat-sangat minim. Karena mungkin dari para eksportir menahan untuk tidak melakukan ekspor ataupun dijual kepada produser dalam negeri," ujar Djaka dalam konferensi pers, Selasa (28/4/2026).


Lebih lanjut, Djaka mengatakan pihaknya menargetkan penerimaan Rp 2,8 triliun dari bea keluar emas. Maka dari itu, pihaknya menaruh harapan besar pada pelaku eksportir emas untuk mendongkrak penerimaan negara.

Pilihan Redaksi
  • Listrik Jadi Salah Satu Penopang Pertumbuhan Ekonomi RI 8%
  • Dukung Swasembada Pangan Program Cita Sembada Diganjar Proper Emas

"Untuk penerimaan negara sampai dengan saat ini dengan Bea Keluar emas yang sudah diberlakukan sejak Desember 2025 sepertinya mungkin kita masih berharap banyak kepada pelaku-pelaku eksportir emas," ujar Djaka dalam konferensi pers, Selasa (28/4/2026).

Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa DJBC Nirwala Heryanto mengungkapkan, sepanjang tahun Januari - Maret 2026 volume ekspor emas hanya sebanyak 44,5 kilogram. Jumlah tersebut jauh dari target Bea Cukai dan realisasi pada tahun 2025.

Sepanjang tahun 2025, Bea Cukai mencatat ekspor emas mencapai 15.394 kilogram. Dengan demikian, ekspor emas dapat mencapai sekitar 3.848 kilogram per kuartal-nya. Pencapaian ini didapatkan sebelum berlakunya bea keluar emas.

"Berarti sekitar 15,3 ton. Sejak dikenakan bea keluar, dibandingkan dengan tahun 2026 Itu Januari-Maret itu hanya 44 kilogram. Turun banget sementara kan targetnya sekitar 2,8 triliun. Sekarang baru sedikit sekali," ujar Nirwala kepada pewarta, Senin (28/4/2026).

Nirwala pun menegaskan bahwa diberlakukannya bea keluar emas tersebut bertujuan untuk menjamin ketersediaan emas di dalam negeri.

"Fungsi bea keluar itu adalah salah satunya adalah untuk menjamin ketersediaan komoditas tersebut dari dalam negeri," ujarnya.


(dem/dem) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Tujuan Purbaya Terapkan Pungutan Bea Keluar Batu Bara - Nikel

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bidik Bisnis Transportasi Laut, Paragon (PKPK) Caplok 49 Persen Saham
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Basket Putra-Putri Ubaya Bidik Gelar Juara Campus League 2026
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Jadi Kepala Bakom, Qodari: Harus Agresif, Kalau Diserang Tidak Diam
• 2 jam lalurctiplus.com
thumb
Jasa Raharja Beri Santunan ke Ahli Waris Korban Tabrakan Kereta Rp 90 Juta
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
PPIH Arab Saudi Gelar Rakor Bahas Persiapan Puncak Haji di Armuzna
• 4 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.