Gubernur Sulsel Bawa Paket Pembangunan Besar di Luwu Utara: Infrastruktur, Irigasi, dan Transportasi Udara

harianfajar
4 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, LUWU UTARA — Momentum Hari Jadi ke-27 Kabupaten Luwu Utara tahun ini diwarnai sejumlah capaian pembangunan yang menjadi “kado” dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Andi Sudirman Sulaiman. Program tersebut menyentuh berbagai sektor, mulai dari infrastruktur jalan, transportasi udara, pertanian, hingga layanan dasar masyarakat.

Di wilayah pegunungan yang selama ini dikenal sulit dijangkau, pembangunan dimulai dari kawasan Rongkong. Pada Minggu (26/4/2026), Gubernur Sulsel melakukan groundbreaking peningkatan ruas jalan Sabbang–Tallang–Sae yang menjadi akses menuju Seko dan Rampi, dua wilayah yang lama terisolasi.

Proyek ini merupakan bagian dari program preservasi jalan sepanjang kurang lebih 141 kilometer dengan dukungan anggaran sekitar Rp70–80 miliar, hasil kolaborasi APBN dan APBD Provinsi Sulsel tahun 2026.

Gubernur Sulsel menyampaikan apresiasi atas sinergi pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR bersama Pemerintah Kabupaten Luwu Utara dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur tersebut.

“Pembangunan ini adalah bentuk kolaborasi untuk membuka akses masyarakat di wilayah terpencil agar lebih mudah menjangkau layanan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi,” ujarnya.

Bagi masyarakat Rongkong, Seko, dan sekitarnya, pembangunan jalan ini diharapkan menjadi titik balik keterisolasian wilayah sekaligus membuka konektivitas ekonomi yang lebih luas.

Transportasi udara dibuka, waktu tempuh dipangkas drastis

Selain infrastruktur darat, Pemprov Sulsel juga meluncurkan penerbangan perdana rute Masamba–Makassar menggunakan pesawat ATR 72-500 Fly Jaya Airlines. Rute ini disubsidi oleh Pemprov Sulsel untuk mendukung mobilitas masyarakat.

Waktu tempuh yang sebelumnya 10–12 jam melalui jalur darat kini dapat dipangkas menjadi sekitar satu jam penerbangan. Kehadiran rute ini diharapkan mempercepat aktivitas ekonomi, layanan kesehatan, hingga perjalanan dinas masyarakat Luwu Utara dan sekitarnya.

Pemerintah daerah juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan penerbangan tersebut secara optimal.

Sektor pertanian diperkuat lewat irigasi

Di sektor pertanian, Pemprov Sulsel juga memulai groundbreaking proyek irigasi Paket 4 Multiyears Project (MYP) 2026–2027. Tiga daerah irigasi yang masuk dalam program ini adalah D.I Bungadidi, D.I Kuri-Kuri Kasambi, dan D.I Tubu Ampak, dengan total anggaran sekitar Rp33,1 miliar.

Program ini menargetkan layanan irigasi untuk sekitar 6.400 hektare sawah. Peningkatan jaringan irigasi diharapkan dapat mendorong produktivitas pertanian serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Ini bagian dari komitmen pemerintah untuk mendukung petani dan memperkuat swasembada pangan,” kata Gubernur Sulsel.

Bantuan infrastruktur, kesehatan, dan ekonomi rakyat

Selain proyek besar, Pemprov Sulsel juga menyalurkan bantuan keuangan sebesar Rp7 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Luwu Utara untuk tahun anggaran 2026. Dana tersebut difokuskan pada penguatan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.

Di sektor layanan dasar, satu unit mobil operasional diserahkan untuk mendukung pelayanan kesehatan di wilayah Rongkong–Seko. Kendaraan ini diharapkan dapat mempercepat respons layanan medis, terutama di wilayah yang sulit dijangkau.

Pemprov juga memberikan bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) bagi 15 unit rumah warga terdampak longsor di Kecamatan Rongkong, masing-masing senilai Rp15 juta.

Sementara itu, sektor ekonomi kerakyatan turut mendapat perhatian melalui bantuan bagi pelaku UMKM sebesar Rp178 juta, sebagai stimulus untuk menjaga keberlangsungan usaha kecil di daerah.

Pembangunan merata hingga pelosok

Berbagai program tersebut menjadi gambaran arah pembangunan yang lebih inklusif, tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau daerah terpencil dan pegunungan di Luwu Utara.

Dari pembangunan jalan, pembukaan akses udara, hingga penguatan sektor pertanian dan ekonomi rakyat, seluruhnya diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

“Kami berharap Luwu Utara terus tumbuh dalam produktivitas pertanian, ekonomi rakyat, dan kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah pegunungan dan pelosok,” pungkas Gubernur Sulsel. (*/)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Presiden Jenguk Korban Kecelakaan KRL di Bekasi
• 13 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Momen Dasco Cek Proses Evakuasi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi
• 23 jam laludetik.com
thumb
Mereka Memupuk Asa Cari Keluarga Usai Kecelakaan Kereta
• 3 jam laludetik.com
thumb
Cetak Sejarah, GOTO Bukukan Laba Bersih Rp171 Miliar dan EBITDA Rp907 Miliar
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Cara Cek dan Bayar Tagihan MyRepublic Online via HP
• 1 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.