Dua Titik Pelintasan Kereta di Bogor Tanpa Palang Pintu, Waspada Rawan Kecelakaan

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

BOGOR, KOMPAS.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor mencatat, masih terdapat pelintasan jalur kereta yang tidak ada palang pintu.

Kepala Seksi Pengendalian dan Penertiban Dishub Kota Bogor, Faizal Rachman mengungkapkan, titik yang tidak ada palang pintu di Jalan MA Salmun, Bogor Tengah.

Sedangkan, palang pintu yang tidak resmi berada pada perlintasan di Jalan Tugu Wates, Sukaresmi, Tanah Sareal.

Baca juga: 23 Korban Kecelakaan KRL Dirawat di RSUD Kota Bekasi, 17 Orang Luka Berat

Menurutnya, palang pintu pada pelintasan di Sukaresmi tersebut merupakan swadaya masyarakat.

"Di Tanah Sareal, Sukaresmi. Itu ibaratnya palang pintu swadaya masyarakat itu, jadi enggak ada palang pintu riilnya gitu," ungkap Faizal saat dihubungi Kompas.com, Selasa (28/4/2026).

Faizal menutur, tanggung jawab kecelakaan pada pelintasan sebidang ada di kewenangan pemerintah daerah.

"Bapak Komisaris PT KAI sih bilangnya ya untuk pelintasan palang sebidang itu adanya dikewenangan pemerintah daerah tertentu gitu kalau versi dari komisaris ya, PT KAI gitu," tutur dia.

Pelintasan di Jalan Tugu Wates digunakan masyarakat untuk menghubungkan ke Jalan Raya Cilebut.

Sementara pelintasan MA Salmun tidak dilengkapi palang pintu. Sebagai gantinya, petugas dari Kereta Api Indonesia (KAI) menjaga pelintasan tersebut.

Selain itu, pada pelintasan MA Salmun tersebut terdapat beberapa waterbarrier dari beton sebelum masuk ke area perlintasan.

Faizal menjelaskan, pelintasan MA Salmun merupakan akses terbatas untuk menghubungkan warga wilayah Ardio ke Jalan Dewi Sartika.

"Jadi semenjak dari kalau tidak salah dari 5 tahun lalu kita sudah lakukan penutupan untuk roda empat dan seterusnya, dan terbatas untuk roda dua yaitu untuk dipergunakan hanya oleh warga seputaran ardio dan sekitarnya," jelas dia.

Baca juga: Cerita Korban Selamat Kecelakaan Kereta Bekasi, Tubuh Terpental dan Terjepit Tiang

Ia menambahkan, para pengendara perlu memperhatikan petugas yang berjaga pada perlintasan sebidang dan berhati-hati dalam berkendara.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Para pengendara harus meningkatkan kewaspadaan saat masuk area pelintasan sebidang karena dikhawatirkan tertemper kereta.

"Berhati-hati dalam melintas di pelintasan sebidang yang tidak ada petugasnya maupun yang berpalang walaupun ada petugasnya tetap harus berhati-hati gitu, dikhawatirkan akan terkena temper gitu," ujar dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mali Diserang Secara Gabungan, Menteri Pertahanan Tewas, Kota Penting di Wilayah Utara Dikabarkan Direbut Pemberontak
• 10 jam laluerabaru.net
thumb
Rano Karno Datangi Rumah Duka Korban Tabrakan Kereta, Pastikan Pemprov DKI Beri Bantuan
• 11 jam lalukompas.com
thumb
[FULL] Polisi Beber Posisi Sopir Taksi Listrik, Rilis Korban Tabrakan KRL-Kereta Argo Bromo Anggrek
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Update Tabrakan Kereta di Bekasi, 4 Penumpang Tewas dan 29 Korban Dievakuasi ke Tiga Rumah Sakit
• 23 jam laluokezone.com
thumb
Foto: Imbas Perang AS-Iran, Anak Gizi Buruk di Somalia Krisis Pasokan Nutrisi
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.