Penampakan Terkini Stasiun Bekasi Timur, Evakuasi Bangkai Gerbong KRL Masih Berlangsung

rctiplus.com
8 jam lalu
Cover Berita
Penampakan Terkini Stasiun Bekasi Timur, Evakuasi Bangkai Gerbong KRL Masih BerlangsungNasional | okezone | Selasa, 28 April 2026 - 19:19Dengarkan Berita

BEKASI - Perjalanan kereta api di Stasiun Bekasi Timur masih belum bisa berjalan normal hingga saat ini, khususnya untuk perjalanan kereta rel listrik (KRL). Hal itu dikarenakan proses evakuasi gerbong KRL yang ditabrak KA Argo Bromo masih berlangsung hingga sore ini.

Menurut pantauan Okezone, pada Selasa, 28 April 2026 sekitar pukul 17.30 WIB, terlihat bangkai gerbong tersebut masih tergeletak di samping rel. Meski hanya tergeletak di samping rel, jalur tersebut masih belum bisa dilalui lantaran proses evakuasi yang masih berlangsung.

Terlihat para petugas terus melakukan berbagai proses evakuasi agar bangkai gerbong bisa segera dipindahkan. Selain itu, satu lokomotif khusus dengan gerbong datar juga telah disiapkan untuk mengangkut gerbong tersebut.

Baca Juga:Juwono Sudarsono Bakal Dimakamkan di TMP Kalibata, Upacara Dipimpin Menteri Pertahanan

Sebelumnya, lokomotif KA Argo Bromo sendiri telah berhasil dilepaskan dari gerbong KRL setelah terjepit sejak tragedi tabrakan malam tadi. Sementara Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, mengatakan perjalanan KRL melalui Stasiun Bekasi Timur saat ini masih ditutup dan kereta hanya bisa beroperasi sampai Stasiun Bekasi.

“Untuk sementara waktu sampai waktu yang akan kami tentukan, Commuter Line atau KRL akan ditutup dulu. Akan ditutup dulu dan stasiun layanan terakhir adalah Stasiun Bekasi,” kata Bobby saat diwawancarai di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).

Ia mengungkapkan proses evakuasi dan pembersihan jalur dari bangkai kereta bukan satu hal yang mudah. Sebab, petugas harus memastikan bahwa kondisi rel serta rambu-rambu sinyal berfungsi normal tanpa ada kerusakan.

Sehingga, jalur sudah benar-benar bersih dan aman dilalui kereta lainnya. Jika evakuasi sudah selesai, maka perjalanan kereta api, khususnya KRL, akan kembali normal.

“Bebasin jalur ini kan tidak hanya memastikan tidak ada halangan di atasnya, kita juga harus pastikan kondisi relnya, kondisi juga dari LAA di atas, kemudian kondisi juga dari persinyalannya. Jangan-jangan terimpact oleh tumburan tadi malam,” ucapnya.

Di sisi lain, terlihat juga pos darurat serta pos pengaduan yang sudah dibangun di depan stasiun guna memberikan informasi kepada pihak keluarga atau kerabat korban yang merasa keluarganya masih hilang.

Baca Juga:Tak Semua Bisa Menggugat, Sengketa Partai Harus Penuhi Legal Standing

“Selanjutnya juga untuk pos tanggap darurat sampai hari ini ada di Stasiun Bekasi, juga ada di call center 121 kami. Dan kami akan memperpanjang pos tanggap darurat ini selama dua minggu ke depan, 14 hari, dan itu akan ada di Stasiun Gambir dan di Stasiun Bekasi Timur ini,” pungkas Bobby.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Unismuh Makassar Implementasikan Kolaborasi Nyata Lewat MoU dengan BPJS Kesehatan dan Dunia Usaha
• 13 jam laluharianfajar
thumb
Ghost in the Cell Tembus 2 Juta Hari Ini? Susul 3 Film Indonesia 2026 Lainnya
• 13 jam lalutabloidbintang.com
thumb
IHSG Ditutup Melemah ke 7.072, Investor Cermati The Fed
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
KAI Singgung Palang Perlintasan Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi: Tanggung Jawab Pemda
• 14 jam laluliputan6.com
thumb
Kabar Duka Menutup Penantian Keluarga Korban Tabrakan Kereta
• 5 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.