Meutya Hafid: Roblox Siap Berikan Komitmen Kepatuhan Lengkap Terhadap PP Tunas 30 April

jpnn.com
18 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) akan menggelar pertemuan dengan perwakilan platform game global, Roblox, pada Kamis (30/4/2026).

Pertemuan ini bertujuan untuk membahas langkah nyata dan kepatuhan platform tersebut terhadap Peraturan Pemerintah Perlindungan Anak di Ruang Digital (PP Tunas).

BACA JUGA: Rusia Memblokir Gim Roblox yang Memuat Konten LGBTQ

"Kami akan melaporkan dalam dua hari ke depan kurang lebih, bahwa Roblox juga akan memberikan kepatuhan lengkapnya. Seperti apa, kita nanti bicara kembali dengan teman-teman," kata Meutya dalam konferensi pers perkembangan PP Tunas di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta, Selasa.

Hingga 28 April 2026, status kepatuhan Roblox terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 17 tahun 2025 tentang Pelindungan Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas) adalah patuh sebagian.

BACA JUGA: Menteri PPPA Kaji Dampak Roblox, Akan Diblokir Jika…

Pada Rabu (22/4), Menkomdigi Meutya Hafid juga mengatakan bahwa diskusi intens dengan Roblox masih berlanjut. Hal itu dikarenakan Kemkomdigi menolak usulan pengaturan akun yang diajukan platform digital itu.

Adapun pada Selasa (14/4) platform gim asal Amerika Serikat tersebut telah melakukan penyesuaian pembatasan akun-akun sesuai usia pengguna dengan menghadirkan Roblox Kids dan Roblox Select.

BACA JUGA: Kementerian PPPA Dukung Pemblokiran Jika Roblox Terbukti Negatif

Fitur Roblox Kids khusus untuk pengguna berusia 5-12 tahun telah melewati proses teknologi verifikasi usia. Sementara Roblox Select dikhususkan untuk pengguna berusia 13-15 tahun.

Langkah Roblox itu dinilai Pemerintah Indonesia masih belum sepenuhnya mematuhi ketentuan PP Tunas karena gim tersebut masih memungkinkan komunikasi dengan orang tidak dikenal.

Menurut Menkomdigi Meutya Hafid, hal tersebut menjadi tuntutan oleh orang tua di Indonesia untuk dibatasi.

"Meskipun sudah melakukan adjustment (penyesuaian) yang cukup banyak, kami belum dapat menerima proposal dari Roblox untuk menyatakan bahwa Roblox telah mematuhi (PP Tunas). Jadi artinya belum, kami tetap menilai bahwa ini belum ada kepatuhan terhadap PP Tunas," kata Meutya pada Selasa (14/4) di Kemkomdigi.(antara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Gim Roblox Dianggap Membahayakan Mental Anak, Anggota DPR: Harus Dibatasi


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IHSG Sesi I Naik 0,12 Persen, Rupiah Melemah ke Rp 17.322 per Dolar AS
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Pemerintah akan Bentuk KEK Keuangan di Bali, Ada Opsi Dikelola Danantara
• 14 jam lalukatadata.co.id
thumb
Reza Indragiri Nilai Usul Menteri PPPA Absurd soal Pemindahan Gerbong Khusus Wanita
• 18 jam lalujpnn.com
thumb
Presiden Prabowo Targetkan Masalah Sampah di Indonesia Tuntas 2–3 Tahun
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
Pengamat Kritik Usulan Menteri PPPA soal Gerbong Wanita di KRL Dipindah ke Tengah
• 2 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.