JAKARTA, DISWAY.ID -- Penumpukan penumpang yang terjadi di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat akibat kecelakaan dua kereta KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jawa Barat, membuat sebagian orang memilih untuk menyerah untuk melanjutkan perjalanan.
Salah satu penumpang bernama Qyya yang memutuskan untuk melakukan pengembalian dana alias refund tiket kereta api yang sudah dibelinya. Rencananya, ia akan berangkat menuju kampung halamannya di Yogyakarta.
Qyya mengaku sudah menunggu selama 5 jam untuk melakukan refund tiket ke loket Stasiun Pasar Senen. Ia pun meluapkan kekecewaannya.
BACA JUGA:Foto-Foto Penyerahan Jenazah Nur Ainia Kru Kompas TV Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi
"Sebenernya kereta aku itu jam setengah satu siang tadi. Tapi sampai sekarang nggak ada kepastian berangkatnya kapan. Jadi ya sudah, karena diperbolehkan melakukan pembatalan, aku mending refund aja," tuturnya saat diwawancarai Disway, Selasa 28 April 2026.
"Jujur, rasanya capek banget. Kecewa juga," keluh Qyya.
Qyya bercerita, ia sempat mencoba bertahan selama tiga jam pertama. Dalam benaknya, keterlambatan satu atau dua jam masih bisa ia toleransi.
Namun, ia merasa sudah hampir lima jam menunggu tanpa kepastian, lelah dan frustasi dengan jadwal keberangkatan kereta.
BACA JUGA:11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Harumnya Nama Nur Ainia Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi
Ditambah menurut dia, tidak ada informasi maupun konfirmasi dari pihak KAI mengenai keputusan keberangkatan kereta, apakah masih bisa diberangkatkan atau dibatalkan.
"Tadi harapannya ya telat sedikit nggak apa-apa lah, yang penting berangkat. Cuman dari pihak KAI juga nggak ada konfirmasi pasti. Daripada nunggu sesuatu yang nggak jelas sampai malam, mending saya putuskan batal sekarang," pungkasnya.
Qiyya satu di antara banyak penumpang kereta dari Stasiun Pasar Senen yang akhirnya memilih kembali pulang.





