REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG – Porses seleksi ketat terhadap 200 lulusan SLTA untuk menerima beasiswa pendidikan tinggi di Universitas Terbuka (UT) segera dirampungkan.
Program tersebut hasil kolaborasi Universitas Terbuka (UT) wilayah Serang dan Sentra Layanan Universitas Terbuka (Salut) Cipondoh, Tangerang, Banten bersama Agung Sedayu Group (ASG).
Baca Juga
Bagaimana Bisa Jet Tempur Jadul F 5 Iran Porak-porandakan 100 Sasaran AS di 11 Negara?
Gunakan Cara Ini, Kapal-Kapal Iran Kirim 4 Juta Barel Minyak Lolos dari Blokade AS
Media Ibrani Bongkar Runtuhnya Doktrin Militer Israel Akibat Perang Iran dan Badai Al-Aqsa
Langkah konkret ini merupakan wujud nyata kolaborasi sektor swasta dan lembaga pendidikan dalam memutus mata rantai kendala akses biaya dan fleksibilitas pendidikan bagi masyarakat.
Pimpinan SALUT Cipondoh, Dina Mulyana, menyatakan apresiasinya atas komitmen ASG yang memberikan kepercayaan penuh kepada pihaknya dan Direktur UT Serang, Dr Ajat Sudrajat untuk menyeleksi calon mahasiswa potensial yang prosesnya dilakukan sejak 2025.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Menurut Dina, pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun kompetensi dan kemandirian SDM di tengah persaingan global.
Dia menyatakan, Universitas Terbuka hadir sebagai solusi atas tantangan jarak dan waktu melalui sistem pembelajaran jarak jauh.
“Kami sangat mengapresiasi ASG yang menyadari bahwa peningkatan mutu SDM adalah tanggung jawab bersama antara organisasi dan lingkungan," ujar Dina dalam keterangannya, Selasa (28/4/2026).
Dikatakan Dina, program beasiswa ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani sejak 10 November 2025 antara Rektor UT, Prof Ali Muktiyanto, dengan Direktur Utama Agung Sedayu Group, Letnan Jenderal TNI (Mar) (Purn) Dr Nono Sampono.