Yogyakarta, VIVA – Banyak orang masih menganggap influenza sama seperti flu biasa yang bisa sembuh sendiri dalam beberapa hari. Padahal, penyakit ini dapat menimbulkan dampak lebih serius, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit kronis.
Di Indonesia, influenza masih menjadi salah satu infeksi saluran pernapasan yang cukup sering terjadi, terutama saat pergantian musim. Gejalanya bisa berupa demam tinggi, batuk, pilek, sakit tenggorokan, nyeri otot, hingga kelelahan berat. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!
Pada sebagian kasus, influenza juga dapat berkembang menjadi komplikasi seperti pneumonia yang berbahaya dan membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.
Karena itu, langkah pencegahan dinilai jauh lebih penting dibanding menunggu kondisi memburuk. Selain menjaga daya tahan tubuh, kebersihan tangan, dan etika batuk, vaksinasi influenza menjadi salah satu perlindungan yang disarankan.
Hal tersebut disampaikan dr. Sri Haryati, MKK selaku dokter dari Rumah Sakit Siloam Yogyakarta, dalam sebuah kegiatan edukasi kesehatan di Yogyakarta.
"Vaksin influenza sangat penting dilakukan secara rutin setiap tahun, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan individu dengan penyakit penyerta. Dengan vaksinasi, tubuh memiliki perlindungan yang lebih baik sehingga risiko terkena influenza berat dapat diminimalkan," ujar dr. Sri Haryati, mengutip keterangannya, Rabu 29 April 2026.
Menurut tenaga medis, vaksin influenza perlu dilakukan secara berkala karena virus flu dapat bermutasi dari waktu ke waktu. Itulah sebabnya vaksin tahunan penting untuk menyesuaikan perlindungan terhadap varian yang beredar.
Selain vaksinasi, masyarakat juga diingatkan untuk segera beristirahat dan memeriksakan diri jika mengalami gejala berat seperti sesak napas, demam tinggi berkepanjangan, atau kondisi tubuh semakin lemah.
Komisaris Utama Holywings Group sekaligus Ketua Program CSR Holywings Peduli, Andrew Susanto, mengatakan pentingnya pencegahan sejak dini.
"Melalui kegiatan vaksinasi influenza dan talkshow kesehatan ini, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pencegahan penyakit sejak dini. Penyerahan alat cek kesehatan untuk posyandu juga menjadi bagian dari upaya kami untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat di lingkungan sekitar," ujar Andrew Susanto.





